BENGKALIS - Bupati Bengkalis Amril Mukminin meminta semua pihak saling berkoordinasi mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) yang kini sedang mengancam Kabupaten Bengkalis.

Dirinya tidak mau Kabupaten Bengkalis dicap sebagai daerah penyumbang asap di musim kemarau. ''Kita minta semua SKPD, mulai dari unsur bawah, RT, RW, Kepala Desa, Camat, Kepala Dinas, Kepala Badan, jangan henti- hentinya menyosialisasikan bahaya karlahut yang berdampak pada hukum kepada masyarakat,'' ucap Bupati usai memimpin rakor Karlahut di lantai II kantor Bupati, Kamis (10/3/2016).

Menurut Amril, instruksi Presiden terkait dengan Karlahut sangat jelas. Jangan hanya bisa berteori, namun harus action langsung di lapangan cegah karlahut.''Kita tidak mau, Bengkalis dicap sebagai daerah penyumbang asap dan titik api, semua pihak harus saling kordinasi terkait dengan pencegahan karlahut,'' tegas Bupati.

Terkait dengan pembentukan tim terpadu Karlahut, disampaikan Bupati akan dibentuk dalam waktu sepekan kedepan. ''Target kita minggu depan Tim Terpadu Karlahut sudah terbentuk,'' tutupnya. (ail)