SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kekhawatiran Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti atas pembangunan pagar yang jaraknya terlalu dekat dengan lapangan akan membahayakan pemain, ternyata terbukti. Pada pertandingan Bupati Cup 2 antara Tebing Tinggi Barat melawan Rangsang Pesisir, Senin (16/12/2013) siang itu salah satu pemain harus dikeluarkan akibat luka di kepala bagian belakang setelah membentur batu pagar lapangan.

Pantauan GoRiau.com, pada awal babak pertama, salah seorang pemain dari Kecamatan Tebing Tinggi Barat atas nama Rizki dengan nomor punggung 19 terpaksa harus ditandu keluar oleh tim medis dan panitia, setelah mengalami luka di kepala akibat benturan dengan batu pagar di lapangan tersebut.

Kain porban melingkari di kepala hingga leher Rizki. Luka di kepala bagian belakang (tepatnya di atas Tengkuk Rizki) kena besi, terlihat darah segar membasahi kain porban berwarna putih agak kekuning-kuningan itu.

Oleh tim medis, Rizki langsung mendapat perawatan pertama dengan dimasukkan infus di tangan kanan oleh dokter yang bertugas.

Usai diberi infus, Rizki langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan lanjutan, sementara pertandingan antara Tebing Tinggi Barat melawan Rangsang Pesisir terus berlangsung.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi dari pihak A Rahman selaku pelaksana pembangunan pagar stadion yang membahayakan ini.(zal)