SELATPANJANG, GORIAU.COM - Selama empat hari melakukan aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam nasional Majelis Pimpinaan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp8 juta. Uang tersebut langsung di kirimkan ke rekening TV One. Sehingga bisa disalurkan kepada korban bencana yang terjadi di Indonesia.

Saat penghitungan uang yang terkumpul dari sumbangan masyarakat Kota Selatpanjang itu dilakukan di depan pihak !kepolisian. Mulai awal penghitungan sampai dengan pengiriman via transfer yang dilakukan melalui Bank BNI Cabang Selatpanjang.

"Pengumpulan dana ini sudah mulai kita lakukan sejak ahad (16/2/2014), sampai dengan rabu (19/2/2014) lalu. Dalam penggalangan dana bencana nasional ini kita melibatkan seluruh pengurus Pancasila dan lembaga sayap dari MPC PP Kepulauan Meranti sendiri, seperti Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma PP),  Lembaga Pengusaha Pemuda Pancasila (LP PP) dan pengurus ranting," ungkap Ketua MPC PP Kepulauan Meranti, Asnan Mahadar usai penghitungan penggalangan dana di sekretariat Pemuda Pancasila di jalan tebing Tinggi, Selatpanjang.

Menurut pria yang akrab disapa Ayah Nan itu penggalangan dana yang dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang menjadi korban musibah bencana saat ini, seperti korban bencana gunung sinabung, gunung kelud dan lainnya. Ia berharap melalui penggalngan dana yang dilakukan MPC PP Kepulauan Meranti itu dapat membantu korban bencana tersebut.

"Dalam penggalangan dana yang kita lakukan mulai dari rumah-rumah, pertokoan, usaha, instansi pemerintah, pelabuhan dan jalan raya serta tempat lainnya.  Mudah-mudahan dengan bantuan yang tidak seberapa ini dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana dan saat ini membutuhkan pertolongan," terangnya.

Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Kepulauan Meranti, Aiptu Didis didampingi Kanit Intel Polres Kepulaua Meranti Ipda Edi Purnomo mengatakan bahwa mereka membantu MPC PP mulai dalam proses penghitungan sampai dengan proses pengiriman uang dari penggalangan dana itu melalui bank.

"Semuanya berjalan lancar dan baik serta aman," sebut Aiptu Didis kepada wartawan.***