
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama masyarakat melaksanakan Salat Istisqa (minta hujan) di Halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (13/7/2015). Salat sendiri juga diikuti oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman.
Namun cukup disayangkan, ternyata tidak seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan Pemprov Riau yang 'mendukung' turunnya hujan. Berdasarkan pantauan GoRiau.com, tidak sampai 50 persen PNS yang ikut mengaturkan doa.
"Kita berharap apa yang kita minta ini bisa dikabulkan oleh Allah SWT," harap Pelaksana Tugas Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman usai salat berjamaah.
Bahkan, pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) yang terlihat lebih 'rajin' hadir dibanding PNS atau bawahannya. Hampir seluruh pejabat eselon II di Lingkungan Pemprov Riau yang ikut.
Selain pejabat, turut hadir Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Tarmizi Tohor, perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau, ditambah masyarakat umum.
Salat minta hujan ini dilatarbelakangi kemarau panjang yang tengah melanda Sumatera, khususnya Riau yang diprediksi hingga Oktober bahkan November 2015.
Pemprov Riau bersama lintas sektoral dan Pemerintah Pusat terus mengupayakan hujan buatan di Riau menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Setidaknya sudah 36,5 ton garam (NaCI) yang ditabur di langit Riau.***