
PEKANBARU - Meski inflasi di Kota Pekanbaru rendah pada tahun 2022 ini, namun Pemko Pekanbaru tetap berupaya mencegah kenaikan inflasi yang ditandai naiknya harga kebutuhan dan barang-barang terutama dengan menggalakkan gerakan tanam cabai.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengatakan, inflasi Kota Bertuah termasuk kategori baik. Berdasarkan evaluasi di seluruh Indonesia, yang berlangsung melalui zoom meeting besrsama Mendagri pada beberapa hari lalu.
"Kemarin ada evaluasi di seluruh Indonesia, zoom meeting dipimpin Mendagri. Kemudian kita termasuk yang dalam kategori baik, jadi kita nggak sampai lampaui nasional. Tadi ada beberapa kabupaten kota yang punya inflasi tinggi sehingga dimintai penjelasan oleh Mendagri," ujarnya.
Ia melanjutkan, Pekanbaru tetap melakukan upaya-upaya pencegahan kenaikan inflasi. Salah satunya gerakan menanam cabai beberapa waktu belakangan.
"Yang pertama adalah dengan melakukan pasar murah. Yang kedua Pj Walikota Pekanbaru juga telah mencanangkan penanaman cabai di pekarangan rumah dan yang ketiga kita melakukan sidak ke distributor, ke Bulog dan lain sebagainya," jelasnya.
Indra berharap gerakan tanam cabai yang melibatkan masyarakat luas ini dapat segera sukses dan memberikan hasil yang diharapkan. Dimana, pihaknya memberdayakan perusahaan daerah yakni Sarana Pangan Madani (SPM), untuk bekerjasama antar daerah. Guna mendapatkan komoditas yang bisa mempengaruhi kenaikan inflasi antara lain beras, telur juga bawang merah.
"Mudah-mudahan kalau gerakan menanam kita sudah sukses. Insyallah kita aman," pungkasnya. ***