
PEKANBARU – Pembangunan Gedung Pelayanan Jantung Terpadu di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru hingga kini belum dapat difungsikan. Padahal, proyek yang dimulai sejak 2022 itu diharapkan menjadi pusat layanan jantung modern bagi masyarakat Riau. Hambatan konstruksi serta proses hukum yang belum tuntas membuat gedung tersebut belum bisa digunakan.
Plt Direktur RSUD Arifin Achmad, drg Yusi Prastiningsih, MM, Rabu (29/10/2025) mengatakan, bahwa pelayanan pasien jantung tetap berjalan seperti biasa. Menurutnya, rumah sakit masih memiliki tenaga medis yang kompeten dan fasilitas kesehatan yang memadai untuk menangani pasien jantung.
“Untuk pelayanan pasien jantung tetap kami layani seperti biasa, karena SDM dan fasilitas medisnya tersedia,” ujar Yusi.
Ia menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir meski gedung baru belum difungsikan. Layanan tetap diberikan melalui ruang dan poliklinik jantung yang sudah berjalan di rumah sakit tersebut.
“Pasien dapat langsung datang untuk pemeriksaan maupun tindakan medis sesuai kebutuhan. Tidak ada perubahan alur layanan, sehingga masyarakat tetap bisa mengakses pelayanan jantung tanpa hambatan administratif,” jelasnya.
Yusi menegaskan, RSUD Arifin Achmad berkomitmen memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh pasien. Sementara itu, penyelesaian Gedung Jantung Terpadu masih dalam proses. Pihak rumah sakit kini fokus menuntaskan berbagai hal teknis konstruksi dan persoalan hukum yang sempat menghambat proyek tersebut.
“Kami sedang fokus pada proses pemanfaatan gedung jantung. Semuanya masih dalam proses,” tutupnya. ***