JAKARTA, GORIAU.COM - Meski KONI Riau mengaku belum melepas perenang nasional I Gede Siman Sudartawa, Pengprov PRSI DKI Jakarta tetap ngotot menyebut Siman sudah tercatat sebagai perenang DKI Jakarta.

"Saat ini, Siman sudah tercatat sebagai perenang DKI Jakarta karena perpindahannya sudah sesuai dengan aturan yang diberlakukan PB PRSI," kata Ketua Pengprov PRSI DKI Jakarta Rudy Salahuddin di Jakarta. 

Menurutnya, Siman memang belum bisa diterjunkan memperkuat kontingen Ibu Kota pada Kejurnas Renang di Lombok, NTB, Mei mendatang. Hal ini terkait dengan aturan setiap perenang yang pindah klub tidak diperkenankan terjun ke *event* nasional sebelum enam bulan masa perpindahan dilaluinya.

"Siman tidak bisa turun di kejurnas mewakili DKI Jakarta karena belum enam bulan kepindahannya dari Riau," kata Felix Sutanto, pelatih klub renang Millenium Aquatic Jakarta tempat Siman bernaung selama ini.

Sebelumnya, Ketua Harian KONI Riau Yuherman Yusuf mengatakan, Siman masih tetap tercatat sebagai perenang Riau. Pasalnya, Siman telah mendapatkan fasilitas yang dijanjikan termasuk bonus PON. "Kalau Siman mau pindah ke Riau boleh-boleh saja, tetapi harus melalui ketentuan yang berlaku," katanya.

Perekrutan Siman ini terkait dengan keinginan kontingen DKI Jakarta mempertahankan gelar juara umum pada PON Jabar 2016. Pasalnya, di PON Riau 2016, DKI Jakarta tak satu pun meraih medali emas.

Rudy juga mengakui bahwa prestasi perenang DKI Jakarta sudah jauh tertinggal dengan perenang Jabar dan Jatim. "Di PON Riau 2012, Jabar mencetak prestasi mengagumkan dengan meraih 22 emas di renang. Tidak ada pilihan lain dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, kita harus mengejar ketertinggalan tersebut," ujarnya.

Lebih jauh Rudy mengungkapkan keinginan Pengprov PRSI DKI Jakarta mengembangkan renang perairan yang rencananya akan dipertandingkan di PON Jabar 2016.

"Renang perairan sudah saatnya dikembangkan. Bukan hanya akan dipertandingkan di PON, melainkan renang perairan digandrungin eksekutif muda. Jadi, kita bisa lebih gampang merangkul sponsor dalam upaya mencari dana guna membiayai cabang renang indah dan polo air yang sangat kesulitan mendapatkan sponsor," tuturnya. ***