WONOSOBO -- Seorang gadis berinisial FN (20) di Wonosobo, Jawa Tengah, tewas setelah dicekik pacarnya, seorang pria beristri.

Dikutip dari Sindonews.com, pelaku mencekik FN karena kesal sebab korban menolak saat diajak berhubungan intim. Korban menolak disetubuhi dengan alasan sedang dalam kondisi haid.

Setelah mencekik FN hingga tewas, pelaku membuang jasad korban ke Sungai Kemadu, Desa Ngadisono. Jasad korban kemudian ditemukan warga mengambang di sungai. Peristiwa itu terjadi pada akhir Desember tahun lalu.

Kasus pembunuhan ini terungkap setelah setelah polisi melakukan penyelidikan pasca ditemukannya mayat korban di Sungai Kemadu.

Setelah viral di media sosial, identitas korban akhirnya terungkap, yakni FN, warga Desa Kalibang Wadaslinting. Saat itu keluarga curiga dengan luka di leher korban.

''Pelaku diamankan tujuh hari setelah kejadian,'' terang Kapolres Wonosobo, AKBP Ganang Nugroho Widhi, Jumat (7/1/2022).

AKBP Ganang menuturkan, pelaku sakit hati karena korban menolak ajakan berhubungan layaknya suami istri, sebab sedang datang bulan.

Pelaku menghabisi korban dalam mobil dengan cara lehernya dijerat dengan tali. ''Setelah dipastikan korban tak bernyawa, mayatnya dibuang di Jembatan Kali Semadu,'' terangnya.

Polisi menyita barang bukti berupa telepon genggam, pakaian korban, perhiasan dan tali.***