BAGANSIAPIAPI - Bertepatan dengan acara peringatan bulan eliminasi malaria tahun 2018 yang digelar Shohibul Barokah Desa Mandalasari Kecamatan Kaduh Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Mentri Kesehatan RI, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, SP.M(K) menyerahkan sertifikat eliminasi Malaria kepada 21 Kabupaten/Kota se-Indonesia atas keberhasilan pengendalian penyakit malaria diwilayahnya.

Diantara ke 21 Kabupaten itu, Rokan Hilir adalah salah satu Kabupaten yang berhasil dalam penanganan masalah malaria dan berhak menerima sertifikat Eliminasi Malaria yang langsung diserahkan oleh Mentri kabinet reformasi pembangunan tersebut. Sertifikat Malaria itu diterima oleh Plt Bupati Rokan Hilir, Drs Jamiluddin.

Ajang pemberian sertifikat Eliminasi Malaria di Pandeglang, berlangsung selama 7 hari yang dimulai pada tanggal 24 sampai dengan 30 April 2018 dan peringatannya jatuh pada tanggal 25 April 2018. Dalam peringatan itu, Nila Moeloek didampingi Gubernur Banten, Wahidin Halim Bupati Pandeglan Irna Narulita bersama jajaran Kementerian dan Jajaran Pemerintah Provinsi Banten dan Kabupaten Pandeglang.

Sebagai daerah yang mendapat sertifikat Eliminasi Malaria, Plt Bupati Rohil, Drs Jamiluddin menyampaikan, merupakan suatu kehormatan bagi pemerintah daerah yang telah di beri penilaian terbaik kepada Rokan Hilir dalam hal penanganan masalah malaria dikarenakan Eliminasi malaria adalah upaya untuk membebaskan masyarakat dari malaria.

"Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan peran aktif seluruh komponen masyarakat untuk mewujudkan Indonesia bebas malaria, kami telah bekerjasama dengan seluruh komponen masyarakat untuk mencegah menular penyakit Malaria," kata Jamiluddin yang didampingi Kadis Kesehatan, Dahniar pada hari Minggu (29/4/2018) di Pandeglang.

Dikatakan Jamiluddin, pembebasan Malaria di Rokan Hilir sejalan dengan program pemerintah yang menargetkan Indonesia bebas Malaria sampai tahun 2030. Sedangkan untuk Riau, pemerintah menargetkan bebas Malaria tahun 2010.

Selain penyerahan sertifikat eliminasi Malaria, pihak kementrian juga menyerahkan penghargaan sertifikat Muri kepada Menteri Kesehatan dan Gubernur NTT, Papua dan Papua Barat.***