BENGKALIS, GORIAU.COM - Berbagai motif penipuan dilakukan oknum tak bertanggungjawab untuk mendapatkan uang. Bantuan mesjidpun menjadi bahan empuk untuk menjerat korban.

Seperti yang dilakukan OTK dengan mengaku sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis. Ia menelpon sejumlah pengurus mesjid dan kepala desa bisa memuluskan bantuan mesjid yang dianggarkan di Dinas Sosial dengan jumlah ratusan juta asal diberi uang pelicin 20 persen .

Ulah OTK ini tak urung membuat pusing Kadis Sosial yang asli, Darmawi. Karena banyak pengurus mesjid yang kemudian menanyakan kepadanya tentang informasi itu.

"Ada orang yang mengaku sebagai saya, menelpon sejumlah pengurus mesjid dan kades  dan mengatakan kalau di Dinas Sosial ada bantuan mesjid. Bantuan itu bisa disalurkan asal setor ke saya sebesar 20 persen dari total bantuan yang disebutkan jumlahnya ratusan juta,'" ungkap Darmawi, Minggu (10/5/2014).

Informasi ini jelas menyesatkan karena menurut Darmawi  di Dinas Sosial selama ini tidak ada bantuan untuk mesjid. Apalagi diminta imbalan 20 persen.

"Ini penipuan dan pencemaran nama baik. Saya minta kepada masyarakat untuk tidak mengindahkan informasi ini jika ada mendapat telepon mengatasnamakan saya meminta imbalan 20 persen untuk mendapatkan bantuan mesjid yang dianggarkan di Dinas Sosial. Karena di Dinas Sosial tak ada dianggarkan bantuan untuk mesjid," tegas Darmawi. (jfk)