SUMEDANG – Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengungkapkan rencana pelaksanaan retret bagi seluruh sekretaris daerah (sekda) tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia di Magelang, Jawa Tengah. Program ini merupakan arahan dari Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan para birokrat senior di daerah.

"Bapak Presiden sudah memberikan arahan kepada saya retret untuk sekda provinsi dan kabupaten/kota di Magelang. Sekda ini 'kan merupakan ASN atau birokrat yang paling senior jadi itu yang akan diberikan kapasitas juga," ujar Tito usai membuka Retret Kepala Daerah Gelombang II di IPDN, Sumedang, Senin (23/6/2025).

Tito menambahkan, Kementerian Dalam Negeri saat ini tengah menyusun teknis pelaksanaan retret tersebut. Lokasi dipastikan di kompleks Akademi Militer Magelang, sama seperti retret kepala daerah gelombang pertama, dengan waktu yang sudah disiapkan.

"Nanti retret sekda dilaksanakan di Magelang, Wamendagri menjadi kepala sekolah lagi. Untuk waktunya, sudah saya siapkan," katanya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, yang hadir dalam acara tersebut, menyatakan kesiapan penuh untuk mengikuti pembekalan jika sewaktu-waktu diinstruksikan.

"Jadi, kalau ada arahan, ada instruksi, retret, siap! Jangankan nanti, hari ini harus kemas-kemas, siap!" tegasnya.

Retret kepala daerah gelombang kedua resmi dibuka Tito di kampus Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Kegiatan berlangsung dari Senin hingga Kamis (26/6/2025) dan diikuti oleh 86 kepala daerah, terdiri dari 2 gubernur, 3 wakil gubernur, 38 bupati, 37 wakil bupati, 3 wali kota, dan 3 wakil wali kota.

Tito menjelaskan bahwa lokasi IPDN dipilih agar lebih mudah dijangkau oleh kepala daerah dan narasumber dari Jakarta dibandingkan lokasi sebelumnya di Akmil Magelang. Retret ini dirancang untuk memperkuat persatuan nasional dan memperdalam pemahaman para kepala daerah terhadap isu strategis pemerintahan.

Peserta mendapatkan enam materi utama yaitu Ketahanan Nasional dan Wawasan Kebangsaan; Astacita; Program Kementerian dan Lembaga; Tugas dan Fungsi Kepala Daerah; Kepemimpinan dan Komunikasi Politik; serta Team Building. Materi diberikan oleh kepala dari 31 kementerian/lembaga. (ant)