
PEKANBARU - Keukeuh ingin bertemu secara langsung dengan Walikota Pekanbaru, Firdaus, puluhan massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Lancang Kuning (Unilak) bertahan hampir selama 3 jam di bawah terik matahari.
"Kami tidak akan bergeser sedikitpun dari gerbang ini. Kami ingin bertemu pak Walikota atau minimal Wakil Walikota. Kami tak mau mendengar arahan bawahan yang tak punya kewenangan," seru Koordinator lapangan HMI Unilak dalam orasinya, Senin (28/3/2016), di depan gerbang Kantor Walikota Pekanbaru.
Mediasi antara massa dengan Satpol PP Pekanbaru pun berlangsung alot. Situasi kembali memanas ketika adzan dzuhur berkumandang, puluhan massa ini pun merangsek ingin masuk ke lingkungan Kantor Walikota untuk menunaikan salat. Sayangnya, aparat berwajib tetap mempertahankan bentengnya dengan tidak sedikitpun membuka pagar.
Aksi 'goyang' pagar pun kembali terjadi, lantaran puluhan Satpol PP Pekanbaru yang berjaga tampak berhamburan berteduh di bawah pepohonan yang rindang dan mengabaikan permintaan massa yang ingin salat di masjid Pemko Pekanbaru. Sontak saja, massa kembali menjadi beringas.
"Kami mau salat, gak dikasih pintu juga. Orang mau salat saja dihalang-halangi. Katanya Kota Madani, dimana Madani nya?" seru mereka. ***