PEKANBARU, GORIAU.COM - Tiurmaida Boru Simatupang (35), wanita yang ditemukan warga sudah jadi mayat dengan kondisi kepala terpenggal dan setengah bugil ternyata sudah menghilang dari rumahnya sejak Senin (25/5/2015) siang kemarin. Waktu itu suami korban sempat mengantarkannya pergi ke kebun.

Mayat wanita yang ditemukan di kebun warga, jalan Sekar Mayang, Desa Sekar Mayang RT 12 RW 04, Kepenghuluan Pinang Sebatang, kabupaten Siak, Selasa (26/5/2015) sore tadi, ternyata sudah dicari oleh suami nya sejak Senin kemarin. Sebelum ditemukan sudah jadi mayat, Tiur sempat diantar ke ladang, Senin pagi, sekitar pukul 06.30 WIB.

Namun pada sore harinya, sang istri tak kunjung pulang seperti biasanya. Lantaran khawatir, suami korban bersama warga melakukan pencarian hingga petang, namun tidak membuahkan hasil. "Sempat dilakukan pencarian, tetapi korban tidak ditemukan," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, kepada GoRiau.com, Selasa malam.

Lalu keesokan harinya, Selasa (26/5/2015) suami korban bersama warga kembali melakukan pencarian di ladang tempat si istri bekerja, yang diketahui milik Kuncon Sianturi. Kali ini usaha warga membuahkan hasil. Sekitar pukul 15.00 WIB, salahseorang warga yang ikut mencari akhirnya mendapati Tiur sudah jadi mayat.

"Saat ditemukan, kepala korban terpenggal yang ditemukan sekitar tiga meter dari tubuhnya. Celana sudah melorot sampai lutut, dan dalam keadaan setengah telanjang. Kita juga menemukan sepatu boat miliknya sekitar lima meter," kata AKBP Guntur.

Polisi, sambung Guntur, masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh tim identifikasi, jasad wanita ini kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda untuk dilakukan visum dan autopsi. "Kita juga tengah mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk kepentingan pengembangan," tukasnya.

Jika dilihat dari kondisinya, Tiur diduga adalah korban pembunuhan. Untuk itu, polisi masih mengusut terkait motif dan dugaan, hingga wanita yang sehari-hari bekerja sebagai petani tersebut berakhir dalam keadaan tragis. "Masih diselidiki, kita belum bisa pastikan," tutupnya. (had)