PEKANBARU - Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-59 Provinsi Riau yang diperingati setiap 9 Agustus, ternyata belum banyak diketahui oleh masyarakat. Bahkan, terkesan hanya sebagai seremonial oleh kalangan pemerintah saja.

Seperti yang diungkapkan Ena warga Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Ena yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual sayuran di pasar Pagi Arengka ini mengaku tidak tahu ketika ditanya tentang HUT Riau, kapan, keberapa dan diperingati setiap bulan apa. "Ndak tahu kapan, memang banyak sih orang yang jual bendera. Bulan ini ya? Eh entahlah dek," jawabnya singkat ketika diwawancarai, padahal, HUT Riau telah diperingati dua hari lalu, Selasa (9/8/2016) kemarin.

Sedikit berbeda dengan yang diungkapkan oleh Imam warga Pekanbaru yang masih duduk di bangku kuliah ini. Ia memang tahu persis kapan hari jadi Riau akan tetapi tidak merasakan hiruk pikuk antusias warga dalam hal ini.

"Kalau nggak salah Selasa kemarin kan, tanggal 9 Agustus? Tapi kok senyap aja ya, masyarakat sepertinya tidak terlibat," ungkapnya.

Menurutnya, euforia HUT Riau hanya terasa di pusat kota, tidak pernah menyentuh masyarakat secara langsung. Terutama bagi-bagi mereka yang tinggal di pelosok kampung.

"Umbul-umbul minim, warga yang pasang bendera di sekitar kos saya juga hampir tidak ada. Mungkin saran aja ya untuk tahun depan, mudah-mudahan panitia lebih matang lagi. Percuma saja kan ada pesta rakyat kalau sosialisasinya kurang," sarannya. ***