
PULAUPADANG, GORIAU.COM - Saat kegembiraan mulai terpancar di wajah masyarakat Kecamatan Merbau dan Tasik Putripuyu, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, karena sebentar lagi akan mendapatkan penerangan listrik selama 24 jam setiap harinya melalui program Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bekerjasama dengan PT PLN. Namun, saat ini masyarakat juga malah jadi kebingungan karena tarif pemasangan listrik baru yang bervariasi dan terkesan mahal.
Dari informasi yang berhasil dirangkum wartawan, harga yang dipatok oleh masing-masing koordinator biro tidak seragam alias berbeda. Dimana antara desa yang satu dengan lainnya sangat jauh berbeda.
Seperti halnya di desa Mengkopot, instalasi ditetapkan sebesar Rp.2,5 juta untuk meteran 900 Watt.Sedangkan di desa tetangganya, yakni Mengkirau dari informasi sementara yang diterima bahwa tarif untuk sebuah meteran lengkap instalasi di patok oleh biro sebesar Rp3,5 juta. Di desa Tanjung Pisang sebesar Rp2,7 juta tiap rumah. Bahkan ada juga yang mencapai hingga Rp3,5 juta untuk per meteran dan instalasi.
“Kami juga heran, kenapa harga meteran dan instalasi di masing-masing desa tidak sama. Padahal yang kami ketahui dari ketentuan sebelumnya sama semua. Untuk itu kami selaku masyarakat meminta kepastian dan ketetapan harga sesuai standar ketentuan oleh pemerintah,” ungkap salah seorang warga desa Mengkopot kecamatan Tasik Putripuyu yang enggan menyebutkan namanya.
Sementara itu, dari informasi yang berhasil dirangkum, bahwa untuk pemasangan baru jaringan listrik di sana melalui beberapa biro instalasi. Namun, belum diketahui persis biro itu berasal dari instansi mana.(zal)