TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mengimbau warga yang tinggal di desa dan kelurahan yang masuk kategori zona merah dan orange penyebarab Covid-19 untuk melaksanakan salat idul fitri di rumah masing-masing.

Hal itu disampaikan Agusmandar, juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kuansing, Selasa (11/5/2021) di Telukkuantan. Imbauan ini disampaikan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kuansing.

"Kita sudah menentukan zonasi desa atau kelurahan di Kuansing. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Mendagri, arahan Gubernur Riau dan keputusan Bupati Kuansing serta surat edaran Menteri Agama. Maka, desa kelurahan yang berada di zona hijau dan zona kuning dapat melaksanakan salat idul fitri berjamaah di masjid atau pun di lapangan," ujar Agusmandar.

Pelaksanaan salat id berjamaah di masjid atau pun di lapangan, lanjut Agusmandar, hanya bagi desa yang berada di zona hijau dan zona kuning, dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Bagi desa kelurahan yang masuk zona merah dan orange, maka diimbau melaksanakan salat idul fitri di rumah masing-masing," tegas Agusmandar.

Pemkab Kuansing melalui Gugus Tugas Covid-19 Kuansing telah menentukan zonasi desa pada Senin (10/5/2021) kemaren. Berdasarkan perkembangan kasus Covid-19, maka enam desa masuk dalam kategori zona merah. Di Kecamatan Kuantan Tengah terdapat empat desa kelurahan, yakni Desa Kotokari, Desa Kototaluk, Kelurahan Simpangtiga dan Kelurahan Sungaijering. Kemudian, Desa Airemas Kecamatan Singingi dan Desa Sukamaju Kecamatan Singingi Hilir.

Untuk desa yang masuk zona orange yakni Desa Beringin, Desa Pulaugodang Kari, Desa Kasang, Desa Rantausialang, Desa Pantai, Desa Lubukramo, Desa Sumberdatar, Desa Bumimulya, Desa Pulaubaru KHS, Desa Pelukahan, Desa Kotosentajo, Desa Langsat Hulu, Desa Muaralangsat, Desa Sumber Jaya dan Desa Sungaibuluh.

Penyebaran Covid-19 di Kuansing jelang lebaran ini semakin menjadi-jadi. Seperti pada Senin (10/5/20210, terdapat penambahan 43 kasus baru. Kemudian, ada juga penambahan dua kasus meninggal dunia. Dengan tambahan 43 kasusu baru ini, maka kumulasi sudah mencapai 1.383 kasus. Rinciannya, 279 orang isolasi mandiri, 13 orang dirawat di RS, 1.055 orang sudah sembuh dan 36 orang meninggal dunia.

Pemkab Kuansing terus mengimbau agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan secara disiplin, yakni memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan rutin mencuci tangan.***