PEKANBARU - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau, Fahmizal ST, Msi mengatakan, pemerintah Malaysia berminat menjalin kerjasama pariwisata dengan Pemprov Riau. Hal itu diungkapkan Dubes Malaysia T Dato Seri Zahrain Muhammed dalam lawatannya baru-baru ini ke Pekanbaru.

"Dalam kunjungannya kemarin, Dubes Malaysia menyampaikan keinginan menjalin kerjasama pariwisata dengan kita. Beliau menyampaikan kepada saya, agar mengemas kerjasama dimaksud. Mereka siap untuk menjual potensi wisata kita ke masyarakat Malaysia," kata Fahmizal, Selasa (19/4/2016).

Dalam kunjungan ke Riau beberapa hari lalu, sebenarnya Dubes Malaysia ingin melihat potensi investasi di Riau. Namun fokus pembicaraan justru lebih kepada masalah pariwisata. Karena Riau dianggap memiliki potensi yang besar.

"Kami tentu merasa tertantang dengan tawaran kerjasama tersebut," lanjut Fahmizal.

Fahmizal mengatakan, Riau memiliki banyak potensi wisata yang layak untuk dijual dan tidak kalah bersaing dengan pariwisata yang ada di nusantara. Bahkan, potensi itu diperkuat dengan akar budaya yang tinggi, sehingga memiliki keunggulan tersendiri.

"Kalau saya memandang, di Riau potensi wisata jauh lebih besar dari daerah lain di Indonesia. Hanya saja selama ini kurang terekspose dengan baik. Kami terus melakukan pembenahan potensi tersebut," sampainya.

Diantara potensi pariwisata yang menjadi andalan yaitu ombak bono di Kecamatan Kuala Kampar, potensi wisata pantai Pulau Rupat, Pulau Jemur serta wisata alam lainnya. Kemudian destinasi wisata sejarah seperti Candi Muara Takus, Istana Siak dan diperkuat dengan wisata kuliner yang seru.(*/rul)