PEKANBARU, GORIAU.COM - Genderang perang untuk memerangi geng motor mulai ditabuh pihak kepolisan dan masyarakat. Momentum itu akan ditandai dengan ''malam ikrar masyarakat'' untuk memberantas geng motor, Sabtu (6/10/2012) sekitar pukul 23.00 Wib di Jalan Gajahmada, Pekanbaru, Riau.

Kapolresta Pekanbaru melalui Kasat Lantas Kompol Mustofa dalam penjelasan singkatnya melalui SMS kepada pers Sabtu siang tadi (6/10/2012) mengundang rekan-rekan pers, masyarakat untuk hadir malam ini pukul 23.00 WIB di Jalan Gajah Mada Pekanbaru dalam aksi acara ''malam ikrar masyarakat'' bersama Sat Lantas Polresta Pekanbaru.

Pihak kepolisian juga akan melakukan razia besar-besaran terhadap penyakit masyarakat ini, karena itu, masyarakat diharapkan jangan sembarangan keluyuran malam, karena bisa jadi korban salah tangkap aparat kepolisian. Razia akan dilakukan polisi berpakaian dinas maupun polisi berpakaian preman.

Salah satu yang akan dirazia adalah sepeda motor dengan knalpot keras karena sangat mengganggu kenyamanan orang lain di jalan raya dan melanggar Undang-Undang Lalu Lintas. Aparat juga akan mengambil tindakan tegas terhadap gangguan Kamtibmas sekecil apapun.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs R Adang Ginanjar S MM kepada wartawan menegaskan pihaknya akan mengambil tindakan tegas terkait masalah pelanggaran Kamtibmas termasuk kenakalan para geng motor.

Selain itu, pihak kepolisian juga sudah melakukan antisipasi terhadap beredarnya isu akan adanya perang geng motor. Kepolisian akan melakukan razia dengan melibatkan seluruh jajaran Polsek yang ada di Pekanbaru.

Menjawab isu yang beredar tentang serangan balik geng motor yang akan dilakukan Sabtu malam ini, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Arief Fajar mengungkapkan pihaknya sudah mengetahui berbagai macam pesan berantai lewat selular yang meresahkan warga.

''Masyarakat kita minta tidak terprovokasi terkait isu tersebut. Untuk membuktikan apakah benar ada geng motor dari Bandung, kita sudah menurunkan tim intelijen untuk menyelidiki isu tersebut,'' kata Arief. (rdi)