JAKARTA - Empat perwira menengah Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi menyelesaikan pendidikan tingkat tinggi di National Defense University (NDU), Amerika Serikat, Kamis (11/6/2026). Upacara wisuda salah satu institusi militer paling prestisius di dunia ini diselenggarakan di Fort Lesley J. McNair, Washington, D.C.

Indonesia kembali menunjukkan eksistensi internasionalnya di tengah total 638 wisudawan yang berasal dari Amerika Serikat dan berbagai negara sahabat. Keberhasilan para perwira ini mencerminkan investasi jangka panjang negara dalam membangun kepemimpinan militer yang adaptif dan berwawasan global.

Daftar Perwira TNI dan Capaian Akademik di NDU

Para perwira menengah tersebut memperdalam kompetensi strategis pada sejumlah sekolah unggulan di bawah naungan NDU:

  • * Kolonel Marinir Tri Yudha Ismanto: Berhasil meraih gelar Master di bidang International Security.
  • * Kolonel Benny Wahyudi: Menuntaskan pendidikan di National War College, program unggulan yang dikenal melahirkan pemimpin militer dan sipil tingkat tinggi dengan perspektif strategis global.
  • * Kolonel M. Jausan: Memperdalam kompetensi pada bidang Information and Cyberspace yang krusial di era modern, serta meraih gelar Master of Science.
  • * Kolonel Akal Juang Putra: Lulus dari Dwight D. Eisenhower School for National Security and Resource Strategy dengan gelar Master of Science di bidang strategi sumber daya dan keamanan nasional.

Melanjutkan Tradisi Prestasi Tokoh Militer Indonesia

Kehadiran keempat perwira ini memperpanjang daftar tokoh militer tanah air yang pernah menempuh studi di institusi bentukan tahun 1976 tersebut. Sejumlah alumni NDU terdahulu dari Indonesia meliputi Jenderal Luhut Binsar Panjaitan, Letjen Agus Widjojo, Jenderal Andhika Perkasa, hingga Letjen Jonni Mahroza.

Tradisi prestasi ini juga meneruskan pencapaian tahun 2025, saat Kolonel Inf Kurniawan (lulusan Akmil 1998) berhasil meraih predikat Distinguished Graduate di College of International Security Affairs (CISA) NDU atas kepemimpinan dan pencapaian akademik yang unggul.

Fokus pendidikan di NDU sendiri mencakup berbagai isu vital global. Mulai dari keamanan nasional, operasi gabungan, manajemen sumber daya, keamanan siber, hingga dinamika geopolitik internasional. ***