
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi memperbesar kuota penerimaan peserta didik baru untuk program Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil guna menekan angka putus sekolah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu melalui akses pendidikan gratis berbasis asrama.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi memaparkan target baru tersebut saat meninjau pelaksanaan Open House Sekolah Rakyat di kompleks SRMP 3 Kota Pekanbaru, Minggu (14/6/2026). Ratusan anak dari berbagai kabupaten dan kota diproyeksikan akan tertampung pada tahun ajaran ini.
"Untuk tahun anggaran dan tahun ajaran baru ini, kami menargetkan sebanyak 420 siswa di seluruh Provinsi Riau dapat terakomodasi dan menikmati fasilitas pendidikan gratis di Sekolah Rakyat," ujar Syahrial Abdi di hadapan para orang tua calon murid dan pengelola pendidikan.
Tingkat serapan siswa tahun ini mengalami lonjakan yang sangat signifikan. Kuota penerimaan tercatat naik hampir tiga kali lipat jika dibandingkan dengan daya tampung tahun sebelumnya yang hanya mampu melayani 150 siswa.
Peningkatan tajam ini berhasil dicapai menyusul adanya penambahan infrastruktur baru. Kehadiran kompleks sekolah permanen di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi menjadi kunci utama bertambahnya kapasitas ruang belajar dan asrama bagi peserta didik.
Pemprov Riau berharap fasilitas pendidikan terpadu ini mampu meratakan mutu pendidikan, terutama bagi anak-anak yang berada di wilayah pelosok dan pesisir. Lingkungan sekolah yang kondusif dipersiapkan untuk mendukung pembentukan karakter dan mengamankan masa depan anak-anak di Riau. ***