PEKANBARU – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Maestro Indonesia bersama Program Studi (Prodi) Usaha Perjalanan Wisata (UPW) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri) menggelar uji kompetensi dan sertifikasi sejumlah dosen dan staf, di Pasar Kopi Caffe, Kota Pekanbaru, Sabtu (25/6/2022).

Koordinator Prodi UPW FISIP Unri, Mariyati Ibrahim mengatakan, setidaknya ada 11 peserta yang merupakan dosen dan staf dari prodinya. Keikutsertaan mereka dalam sertifikasi ini demi meningkatkan kualitas pengajaran kepada mahasiswa terkait kepariwisataan.

"Alhamdulillah berjalan lancar. Para peserta kita ada 11 orang yang terdiri dari dosen dan staf di Prodi UPW Unri. Sertifikasi ini juga kita butuhkan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pengajar atau pemandu mahasiswa nantinya, sehingga kita pengajar juga lebih terampil di lapangan, dan mampu memberikan informasi yang tepat kepada mahasiswa," ujarnya.

GoRiau

Ia mengakui, uji kompetensi yang dilakukan untuk mendapatkan sertifikasi LSP Pariwisata Maestro Indonesia ini juga sangat bermutu. Dimana pelaksanaan uji kompetensi berjalan dengan disiplin dan asesor yang benar-benar terampil dan berkualitas.

"Tadi berjalan dengan baik, para peserta disiplin. Asesornya juga sangat bagus. Saya harap dengan sertifikasi ini, para peserta kita mampu menguasai teori dan aplikasi di lapangan,"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Pekanbaru, Masriyah sebelumnya sangat mengapresiasi pelaksanaan sertifikasi oleh LSP Pariwisata Maestro Indonesia. Pasalnya, sertifikasi ini juga mendukung cita-cita pemerintah untuk mewujudkan tenaga kerja kepariwisataan berkelas dunia atau mampu bersaing di skala internasional.

Apalagi, LSP Pariwisata Maestro Indonesia mampu memberikan sertifikasi keahlian dengan standar internasional secara gratis kepada pesertanya. Dimana, kegiatan ini merupakan Program Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja (PSKK) melalui anggaran BNSP atau menggunakan APBN Indonesia.

"Kita sangat berterima kasih kepada penyelenggara dan panitianya, dan selamat kepada adik-adik yang mendapatkan sertifikasi. Sertifikasi ini sebenarnya sangat mahal, tetapi bisa kita ikuti secara gratis karena Maestro berhasil berjuang mendapatkan anggaran negara," jelasnya.

"Dengan sertifikasi ini, tenaga kerja bisa memanfaatkan untuk pengembangan kariernya. Sehingga mencari pekerjaan dan mengembangkan pekerjaan lebih mudah," pungkasnya.***