
PINGGIR - Mushabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XIII Kecamatan Pinggir, Sabtu (14/5/2016) malam lalu sudah resmi dibuka Bupati Bengkalis Amril Mukminin. Hanya malam pembukaan saja terlihat syiar Islamnya, malam kedua lokasi MTQ Kecamatan Pinggir ini mendadak disulap menjadi pasar malam.
Sejumlah pedagang mulai berbondong-bondong datang kelokasi pelaksanaan MTQ Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis Riau yang dipusatkan di kantor Camat Pinggir yang lama. Mulai dari pedagang minuman, makanan, mainan, sepatu, baju, serta pedagang aksesoris lainnya.
Ironisnya, Kecamatan Pinggir, Kampungnya Pak Bupati Bengkalis ini tidak bisa membuat pelaksanaan MTQ meriah dengan syiar Islam. Sejak dua tahun terakhir, pelaksanaan MTQ di Kecamatan Pinggir selalu mendapat kritikan pedas dari masyarakat. Camat Pinggir seolah tidak mampu menjalankan agenda tahunan Kecamatan yang anggarannya sudah disediakan oleh Pemkab Bengkalis.
"Stand bazar tidak boleh kosong begitu saja dan lokasi pedagang pasar malam itu ditata kembali agak jauh dari lokasi pelaksanaan MTQ, agar tidak mengganggu pelaksanaan MTQ. Sebab aktivitas pasar yang kerap dengan suara bising itu akan mengganggu konsentrasi Kafilah yang bertanding maupun undangan yang datang melihat penampilan Kafilah," ujar Ali Imran, masyarakat Pinggir kepada GoRiau.com, Senin (16/5/2016).
"Tidak seperti di Kecamatan Mandau, setiap malam justru dimeriahkan oleh kegiatan MTQ juga. Bukan Pasar malam seperi yang di Kecamatan Pinggir ini. Harusnya kita (Kecamatan Pinggir) juga bisa menampilkan yang lebih baik lagi dari Kecamatan Mandau," tambah Dedi warga Pinggir lainnya.
Pantauan GoRiau.com, stand bazar dari Kelurahan dan Desa yang di buka oleh ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis, Kasmarni SSoS MMP juga sudah tidak ada lagi. Semua produk PKK yang harusnya bisa di promosikan melalui ajang tersebut malah disimpan kembali dengan alasan yang terkesan mengada-ngada.
Koordinator Bazar MTQ Kecamatan Pinggir, Elmawati ketika di konfirmasi GoRiau.com, Senin (16/5/2016) mengenai hal ini menjelaskan bahwa peserta stand bazar takut meninggalkan barang-barangnya pada malam hari. Sehingga diputuskan untuk mengosongkan stand bazar MTQ demi keamanan barang-barang yang akan dipromosikan. ***