
SELATPANJANG - Kamis (4/3/2016) listrik di Kota Sagu tiba-tiba padam sekitar pukul 14.00 WIB. Padamnya listrik ini hingga Kamis malam sekitar pukul 22.00 WIB (hidup namun hanya sebagian, red).
Akibat dari lamanya padam listrik di Selatpanjang, puluhan warga mendatangi kantor PLN Rayon Selatpanjang Jalan Yos Sudarso, sekitar pukul 20.00 WIB. Mereka minta jawaban yang bisa menyenangkan hati, terkait pemadaman di luar jadwal itu.
Puluhan polisi pun terlihat bersiaga di Kantor PLN Rayon Selatpanjang. Beruntung kedatangan puluhan warga ini tidak anarkis seperti beberapa tahun silam.
Kepala PLN Rayon Selatpanjang, Asmardi, ketika ditemui di sela-sela kesibukan melihat perbaikan mengatakan, penyebab terjadinya pemadaman sejak Kamis siang adanya satu unit travo bermasalah, yaitu mengeluarkan oli. "Siang itu anggota melaporkan bahwa harus ada pemadaman karena satu travo mengeluarkan oli," ujar Asmardi.
Setelah mesin dimatikan sekitar pukul 14.00 WIB itu, pihak PLN terus melakukan upaya perbaikan. Namun, ketika mesin dihidupkan dan dimasukkan beban, tiba-tiba mesin mati. "Kita cek ada lampu signal ada yang tidak hidup. Kita cek di kubikel, kita coba paralel-kan namun fasa, frekuensi, dan tegangan, tidak bisa," kata Asmardi menjelaskan penyebab lamanya listrik padam.
Saat ditemui sekitar pukul 21.47 WIB itu, ketika dihidupkan dengan travo yang masih beroperasional, untuk pemakaian sendiri bisa. Tapi ketika dimasukkan beban kembali bermasalah.
"Ini tantangan bagi saya. Dulu sekitar tanggal 4 Februari 2016, saya berstatemen bahwa akan menormalkan listrik di Meranti 3 bulan kedepan (sekitar bulan Mei, red). Sekarang masih ada waktu sekitar 2 bulan, mudah-mudahan setelah itu kondisi listrik di sini normal," ujar Asmardi lagi. ***