
PEKANBARU, GORIAU.COM - Aparat Kepolisian Daerah Riau telah melakukan pemetaan kerawanan jelang pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden 9 Juli 2014 untuk kemudian dilakukan pengamanan khusus ketika hari pencoblosan.
"Saat pemungutan suara nanti, Polda Riau dan jajaran menyiapkan sebanyak 6.348 personel yang akan ditempatkan di seluruh wilayah kabupaten/kota di Riau," kata Kepala Polisi Daerah Riau, Brigjen Condro Kirono kepada pers di Pekanbaru, Jumat (4/7/2014) siang.Ketika itu, Condro ditemui pers usai menjalankan ibadah Shalat Jumat di Masjid Polda Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.Ia mengatakan, pengamanan Pilpres adalah target utama yang harus dilakukan Polri agar pelaksanaannya berjalan dengan baik, lancar dan aman serta nyaman.Maka pada Sabtu besok (5/7), kata Brigjen Condro, Polda Riau juga akan mengirimkan pasukan ke seluruh kabupaten/kota di Riau."Masing-masing kabupaten dan kota akan dikirim sejumlah personel Brimob Polda Riau yang nantinya akan membantu mengamankan jalannya Pilpres 9 Juli," katanya.Condro mengatakan, selain itu juga akan ada sejumlah pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang akan bersama-sama menjalankan pengawasan dan pengawalan Pilpres mendatang."Untuk TNI, masing-masing kabupaten dan kota akan ada 3o personel TNI dan di Pekanbaru ada seratus personel TNI yang akan bersama-sama menjalankan pengamanan Pilpres," katanya.Kapolda kembali mengatakan, pihaknya juga telah melakukan pemetaan kerawanan Pilpres dan akan menempatkan personel dengan jumlah yang lebih besar ketika pencoblosan mendatang."Untuk itu, kami membagi tingkat kerawanan yang ada. Untuk kerawanan tingkat I akan ditempatkan dua personel di satu TPS (Tempat Pemungutan Suara). Kerawanan tingkat I itu seperti lima desa sengketa antara Kabupaten Kampar dengan Rokan Hulu," katanya.Kemudian juga di Rumah Tahanan Negara (Rutan), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), serta sejumlah wilayah yang dianggap rawan kericuhan menurut dia akan ditempatkan masing-masing TPS dua personel."Kami mengimbau agar semua pihak dapat menjaga situasi kondusif jelang dan saat Pilpres 9 Juli mendatang," katanya. (fzr/ant)