KAMPAR, GORIAU.COM - Sebanyak lima desa di Kampar Hilir, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau terendam banjir akibat hujan deras mengguyur wilayah itu Sabtu hingga Minggu, bahkan menjelang Maghrib, air meninggi sedada orang dewasa di Desa Mentulik dan Rantau Kasih.
Menurut Camat Kampar Hilir Irwansyah, air dari sungai tidak lagi mampu menampung besarnya debit air dari curah hujan hingga meluber ke wilayah sekitarnya.
Sementara tiga desa lainnya Sungai Bungo, Gading Permai dan Bangun Sari tengah membuat laporan tentang kondis desa mereka ke Dinas Sosial Pemkab Kampar.
''Baru saja awal Oktober 2013 banjir merendam lima desa. Kini air kembali naik merendam sedikitnya 44 unit rumah warga dan di jalan poros dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa,'' kata dia.
"Seminggu lalu banjir baru surut, belum selesai membuat laporan kerusakan, kini sudah banjir lagi, terhitung 44 unit rumah warga terendam, " kata Tionsu Kepala Desa Mentulik.
Kondisi ini sudah ditanggapi secara cepat oleh Pemda Kampar melalui Dinas Sosial dengan menurunkan bantuan berupa 2,9 ton beras untuk warga yang terkena bencana tersebut, khusus di Desa Mentulik mendapatkan bantuan beras 1,4 ton.
Huzaifah, Kepala Desa Rantau mengkhawatir kerusakan sarana insfratuktur lebih parah, ada empat titik jalan yang sulit dilalui kendaraan. Satu titik jalan berada di tepi Sungai Kampar sangat mengkhawatirkan dan akan terjadi longsor dikikis air.
Dampaknya warga Desa Rantau Kasih akan terisolir, tidak bisa keluar dari desa, begitu juga dengan tempat penyeberangan yang putus tali slingnya.
"Kami ucapkan terima kasih bantuan beras dari pemdakab Kampar, dan kami berharap usai banjir ini pemda dan anggota DPRD dari dapil Kampar Kiri Hilir agar turun ke lokasi bencana untuk melihat langsung kondisi di lapangan," ujarnya.
Januar Rambo, anggota DPRD Kampar mengatakan bahwa ia telah turun meninjau lokasi bencana, "Saya sudah menghubungi Dinas Sosial untuk segera membantu warga yang terkena bencana, Alhamdulillahaparat Dinas Sosial langsung turun menyerahkan bantuan beras 2,9 ton untuk warga di dua desa Rantau Kasih dan Mentulik. (ant)