
TEMBILAHAN- Banyak cara dilakukan orangtua untuk mengisi libur sekolah bagi anak-anak mereka, baik itu mengunjungi tempat wisata yang ada di daerah lain, maupun berkunjung ke rumah keluarga untuk menyenangkan buah hati masing-masing.
Tidak terkecuali di Ibukota Kabupaten Inhil (Indragiri Hilir), Riau, sebagian keluarga sudah meninggalkan kota Ibadah ini untuk pergi berlibur bersama keluarga tercinta.
Namun, kondisi itu tidak semua dapat dirasakan oleh para anak yang ada, karena beberapa faktor, banyak anak-anak yang mengisi libur sekolah hanya berada di rumah masing-masing saja.
Karena hanya menghabiskan waktu di rumah, bocah-bocah kecil di Tembilahan tidak sedikit memanfaatkan waktu luang tersebut dengan berenang di anak sungai Indragiri.
Apalagi saat ini kondisi air sedang dalam masa air naik, dimana setiap sore menjelang, anak-anak sungai atau parit-parit di Tembilahan penuh dengan air hingga membanjiri sampai ke badan jalan.
Kondisi itu langsung dimanfaatkan oleh bocah-bocah di Tembilahan dengan berenang bersama teman-teman sebayanya, meski hanya air sungai dan berwarna coklat, namun kegembiraan bocah-bocah itu tidak kalah dengan mereka yang menghabiskan waktu liburan di tepi pantai atau waterboom.
''Karena di Tembilahan tidak ada waterboom, jadi, air pasang ini bak waterboom oleh anak-anak. Ceria mereka bermain bersama,'' ungkap Hendri salah seorang Bapak di Tembilahan kepada GoRiau.com, Minggu (27/12/2015).
Mengingat tidak ada tempat wisata yang bisa dikunjungi di Negeri Seribu Parit ini, menurut Hendri, alternatif mengisi liburan sekolah memang berkunjung ke daerah lain.
''Kita memang memiliki tempat wisata, tapi fasilitas untuk mengunjunginya yang tidak ada. Makanya masyarakat di sini jika masuk musim liburan pada pergi keluar kota. Yang tidak bisa ke luar kota, ya liburan di Tembilahan saja,'' sebutnya.***