
PEKANBARU – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, melantik drg Yusi Prastiningsih, MM sebagai Direktur RSUD Arifin Achmad dan Renaldi, S.Sos sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Provinsi Riau. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Gedung Balai Serindit, Pekanbaru, Kamis (5/2/2026).
Dalam arahannya, SF Hariyanto memberikan peringatan keras kepada kedua pejabat yang baru dilantik tersebut. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap penyimpangan sekecil apa pun dan siap melakukan evaluasi besar-besaran dalam waktu singkat jika ditemukan masalah.
"Jabatan ini jangan main-main. Jalankan dengan baik dan amanah. Kalau enam bulan ke depan ketahuan ada masalah, akan saya koreksi," tegas SF Hariyanto di hadapan para pejabat yang hadir.
Secara khusus, Plt Gubernur menyoroti persoalan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif yang sempat mencoreng birokrasi Pemerintah Provinsi Riau. Ia menginstruksikan agar praktik tersebut benar-benar dihentikan dan tidak ada lagi temuan serupa pada tahun ini maupun tahun mendatang.
"Saya tidak ingin lagi ada temuan, terutama SPPD fiktif. Kalau itu terulang, saya tidak mau tahu siapa pun beking di belakangnya, pasti saya tindak tegas," ujarnya dengan nada tinggi.
Kepada Sekwan DPRD Riau yang baru, SF Hariyanto memerintahkan segera berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau untuk membersihkan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus SPPD fiktif. Menurutnya, pembenahan internal harus dilakukan secara menyeluruh tanpa kompromi demi menjaga integritas lembaga legislatif.
Sementara itu, Direktur RSUD Arifin Achmad, drg Yusi Prastiningsih, diminta untuk memastikan tata kelola rumah sakit berjalan bersih dan profesional. SF Hariyanto menyoroti kasus obat kedaluwarsa yang pernah menumpuk hingga merugikan daerah miliaran rupiah agar tidak terulang kembali.
"Jangan sampai ada lagi obat kedaluwarsa, apalagi sampai nilainya Rp4 miliar hingga Rp10 miliar. Ini harus menjadi perhatian serius," jelasnya.
Selain masalah administrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi poin utama. SF Hariyanto berharap RSUD Arifin Achmad mampu memberikan layanan yang lebih cepat dan nyaman bagi masyarakat. "Pelayanan harus makin baik dan cepat, supaya masyarakat merasa nyaman dan aman saat berobat," pungkasnya. ***