
PEKANBARU – Lama tak bicara dengan media pasca dilantik Februari 2025 lalu, SF Hariyanto yang kini menjadi Plt Gubernur Riau langsung melakukan silaturahmi dan dialog bersama insan media, Kamis (6/11/2025).
Dialog dilakukan setelah memimpin rapat evaluasi realisasi fisik dan keuangan APBD Riau yang berlangsung tertutup pagi tadi,
Dialog yang dimulai sekitar pukul 10.52 WIB tersebut digelar di lingkungan Kantor Gubernur Riau sebagai bentuk konsolidasi komunikasi publik pasca ditetapkannya Abdul Wahid sebagai tersangka dugaan pemerasan (jatah preman/japrem) oleh KPK.
Pantauan GoRiau.com, SF Hariyanto tiba di lokasi mengenakan batik kuning, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Asisten I, Asisten III, serta Plt Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Riau. Para pejabat itu kemudian langsung menuju ruang pertemuan untuk memulai dialog.
Agenda dialog tersebut menjadi momentum pertama SF Hariyanto berbicara di hadapan media sejak resmi ditunjuk sebagai Plt Gubernur Riau oleh Kementerian Dalam Negeri. Momen ini disebut penting untuk menyampaikan sikap dan arah kebijakan pemerintahan provinsi dalam menjaga stabilitas birokrasi dan pelayanan publik.
Dialog dengan media ini juga menjadi ruang untuk memastikan bahwa roda pemerintahan tetap berjalan, termasuk pelaksanaan program pembangunan dan penyerapan APBD, meski terjadi dinamika politik dan hukum di tingkat pimpinan.
Hingga berita ini diturunkan, dialog dengan media masih berlangsung. Media menantikan pernyataan resmi SF Hariyanto terkait fokus kerja, langkah konsolidasi internal, hingga pandangannya atas situasi pemerintahan pasca OTT KPK yang menyeret Gubernur nonaktif Abdul Wahid. ***