PEKANBARU, GORIAU.COM - Lembaga Adat Melayu Riau (LAM Riau) akan menggelar Renungan Konstektual sekaligus meluncurkan buku karya Allahuyarham Dr. (Ps) H Tenas Effendy berjudul Pemimpin dalam Ungkapan Melayu, di Balai Adat Melayu Riau, Jumat, pukul 09.00 WIB (10/4/2015).

"Buku dengan tajuk ini baru pertama kali terbit di Indonesia setelah sebelumnya dua kali diterbitkan di Malaysia," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau Al Azhar, di Balai Adat Melayu Riau, Kamis (9/4/2015).

Buku Pemimpin dalam Ungkapan Melayu karya Allahuyarham H Tenas Effendy yang diterbitkan LAM Riau tahun 2014 ini merupakan cetakan ketiga.

Cetakan pertama dan kedua diterbitkan Dewan Bahasa dan Pustaka, Kuala Lumpur, Malaysia, pada tahun 2000 dan 2002.Buku dengan kata elu-eluan Ketua Pengarah Dewan Bahasa dan Pustaka Malaysia Datuk Prof. Madya Dr. H. Awang Sariyan ini, desain termasuk lay out-nya semua atas permintaan Allahyarham H Tenas Effendy.

"Pak Tenas langsung turun tangan meneliti dan mengoreksi buku ini sebelum dicetak, sampai dua bulan setelah itu kemudian beliau jatuh sakit," kata Al azhar.

Pada acara Renungan Konstektual buku setebal 278 ini akan hadir empat pembicara yang akan menyampaikan renungan konstektualnya terhadap buku karya Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau yang wafat pada 28 Februari 2015 lalu ini.

Keempat pembicara itu yaitu Dr. H. Mustafa Umar, Lc, MA (Ulama Riau/Ketua Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Riau), drh. H. Chaidir, MBA (budayawan Riau/mantan Ketua DPRD Riau),  Dr.  Junaidi (Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Lancang Kuning Pekanbaru), Darmadi Ahmad (aktivis kebudayaan/dosen FKIP Universitas Riau). Renungan Konstektual ini akan dipandu oleh Drs. Elmustian Rahman, MA (Dosen FKIP Universitas Riau.

Menurut Al azhar, di dalam buku ini, Allahuyarham H  Tenas Effendy secara taat asas melabuhkan ungkapan-ungkapannya pada pandangan-pandangan 'orang Melayu' terhadap pribadi pemimpinnya.

"Beliau dengan cara itu terkesan ingin menegaskan bahwa sesungguhnya kebudayaan Melayu telah memberikan pilihan jalan kepribadian dan moral, baik dan buruk, untuk ditempuh oleh seorang pemimpin di berbagai jenjang kepemimpinannya," kata Al azhar.

Acara Renungan Konstektual Buku Pemimpin dalam Ungkapan Melayu ini akan dihadiri berbagai kalangan mulai dari pengurus LAM Riau, pengurus LAM Riau kabupaten/kota se-Provinsi Riau, dinas terkait di lingkungan Pemprov Riau, kepala sekolah, guru, siswa, mahasiswa, dan jemputan khas lainnya. (rls)