PEKANBARU - Lahan gambut vegetasi belukar di Dusun Kopau, Kelurahan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau membara, Jumat (10/2/2017) siang tadi. Asap membumbung tinggi. Tak jauh dari sana, ditemukan pondok yang dibangun di tengah hutan.

Mengantisipasi api meluas, tim darat pun diterjunkan ke lokasi. Sayangnya untuk menuju ke sana, kendaraan roda empat tidak bisa masuk lantaran beratnya medan. Walhasil petugas gabungan (Tim Darat) terpaksa berjalan kaki sejauh 1,5 kilometer untuk sampai ke dalam.

Kasi Base Ops Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Mayor Ferry Duwantoro mengungkapkan, hasil pengamatan dari udara, titik kebakaran tidak masuk wilayah Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan. Meski demikian, hal tersebut harus cepat diantisipasi.

"Rencana besok pagi kita akan kerahkan lagi helikopter patroli ke sana untuk memastikan kondisi terkini kebaran lahan. Tim gabungan darat sudah di lokasi memadamkan api. Ini area gambut," jawabnya kepada GoRiau.com (GoNews Group), Jumat sore.

Terungkapnya aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan pihak tak bertanggung jawab ini bermula dari hasil patroli oleh Satgas udara. Lokasinya persis ditepian sungai. Meski sempat diguyur hujan, namun api dikhawatirkan dapat menyebar luas karena lahannya gambut.

"Kurang lebih satu jam 15 menit kita patroli di sana atas perintah Komandan Lanud. Kita juga temukan ada pondok di tengah hutan," bebernya. Kuat dugaan pondok tersebut milik pelaku pembakaran lahan.

Sampai sekarang belum diketahui dari mana sumber api. Selain mengerahkan patroli udara besok, kekuatan tim darat juga akan ditambah untuk memadamkan sisa kebakaran yang berpotensi menyulut api. Mulai dari Polisi, TNI, BPBD, Manggala Agni dan Regu Damkar sudah berkoordinasi. ***