
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Semakin hari kunjungan ke Rumah Sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) semakin bertambah saja, melihat fenomena itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil meminta agar Pemkab melalui Dinas Kesehatan lebih memaksimalkan peran Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di setiap Desa dan Kelurahan untuk mengurangi membludaknya jumlah pasien di Rumah Sakit.
''Kita minta keberadaan Pustu lebih diperhatikan sehingga perannya juga bisa lebih maksimal,'' ujar Anggota Komisi 4 DPRD Inhil, Gusti Desriansyah.
Dikatakan Gusti, salah satu penyebab membludaknya kunjungan ke Rumah Sakit adalah kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Pustu, sehingga meskipun di sebagian Desa dan Kelurahan sudah memiliki Pustu, namun jika sakit masyarakat lebih memilih pergi ke Rumah Sakit.
''Seharusnya kan masyarakat ke Pustu dulu, karena tempat itu adalah layanan dasar berobat. Tapi karena Pustu-pustu yang ada ini tidak dikelola dengan baik, jadi masyarakat kurang sreg datang kesana,'' tukasnya.
Untuk itulah, ia meminta keberadaan 154 Pustu yang ada di Inhil lebih diperhatikan oleh Pemkab, serta juga memperhatikan para tenaga kesehatan yang di tempatkan di Pustu-pustu tersebut.
''Jika tidak gawat darurat kan minta pengobatan di Pustu juga bisa, kalau apa-apa masyarakat harus ke Rumah Sakit kan jauh, karena Rumah Sakit letaknya di kecamatan. Makanya Diskes harus bisa membuat Pustu itu jadi baik, obat-obatan yang disediakan juga harusnya jangan kalah dengan yang disediakan di Rumah Sakit,'' jelas Gusti Desriansyah.(ayu)