SELATPANJANG - Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia (MPPI) pusat melakukan berbagai kegiatan dan melihat langsung kondisi di lapangan di wilayah perbatasan, tertinggal dan terluar yakni Pulau Rangsang yang dipusatkan di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Rabu (20/11/2019).

Sebagaimana diungkapkan koordinator wilayah (korwil MPPI) Riau, Iwan kepada awak media, Kamis (21/11/2019), Ia mengatakan kegiatan ini sangat positif dan sangat diapresiasi oleh pemdes setempat dan masyarakat.

"Oleh sebab itu, karena kegiatan ini berupa bantuan peralatan sekolah, bola, baju olahraga dan peralatan untuk kesehatan ini walaupun tidak banyak tetapi masyarakat, pemuda setempat maupun bidan desa terasa manfaatnya dan mengapresiasikan," ungkapnya.

Begitu juga, Ketua Harian MPPI Pusat, Benny mengatakan pihaknya melakukan kegiatan ini tujuannya untuk melihat kondisi langsung di lapangan di wilayah perbatasan, tertinggal dan terluar yakni pulau rangsang di pusatkan di salah satu Desa Bungur Kecamatan Rangsang Pesisir.

"Oleh karenanya, kedatangan kami ini sekaligus memberikan bantuan barang baik di Sekolah SDN 5 Bungur, pemuda setempat dan Poskesdes di Desa Bungur dan ini sangat di apresiasikan masyarakat Desa setempat," ucapnya.

Menurutnya, visi dan misi Yayasan MPPI pusat ini yakni membantu dan memberikan bantuan sesuai dengan program nawacita ke III Presiden RI, Joko Widodo di wilayah perbatasan, tertinggal dan terluar.

"Justru itu, kami mengharapkan ketika kami turun kelapangan banyak yang di sampaikan dan keluhan baik para guru, masyarakat setempat tentang abrasi, air bersih dan insfratruktur dan insyaallah kita tampung dan nanti kita sampaikan ke Kementerian terkait membidangi tersebut," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Devisi Nasionalisme MPPI Pusat, Mas Pupung mengatakan kedatangan ini untuk menyampaikan persepsi di wilayah perbatasan negara tetangga di wilayah bagian timur seperti negara Malaysia dan Singapura dan meningkatkan rasa nasionalisme yang lebih kuat dan mengenal para pahlawan yang telah gugur dalam perperangan untuk mewujudkan rasa cinta NKRI.

"Nah, kami MPPI ini menyerap dan mendengarkan apa saja keluhan-keluhan dari masyarakat daerah perbatasan ini untuk bisa kami tampung dan nantinya insha allah akan kami sampaikan kepada kementerian-kementerian yang membidangi masing-masing, misalnya keluhan tentang insfratruktur ya kita akan sampaikan ke Kementerian PUPR RI dan lainnya," ujarnya.

Salah satu perwakilan masyarakat Desa Bungur, Rino mengatakan, mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kedatangan para rombongan Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia Pusat ke Desanya.

Menurutnya, kegiatan ini sangat positif dan terbantu sekali walaupun tidak seberapa nilainya tetapi justru masyarakat senang bahwasanya MPPI ini bisa sebagai penyambung lidah nanti dengan pemerintah pusat.

"Oleh sebab itu, kami dari perwakilan masyarakat sangat apresiasi sekali dan terimakasih telah memberikan bantuan kepada anak-anak sekolah kami, pemuda dan ke poskesdes dan juga kami berharap kedepannya MPPI ini bisa datang ke desa kami lagi dan kami akan sambut dengan antusias," ungkapnya.

Sekedar informasi, hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Pemdes Bungur Romi, Ketua MPPI Pusat Benny, Ketua Devisi Nasionalisme MPPI Mas Pupung, Dayat bersama rombongan. Korwil MPPI Riau Iwan dan para majelis guru SDN 5 Bungur dan Ketua Pemuda Desa setempat. (rls)