
DURI - Bupati Bengkalis, Amril Mukminin sangat menyayangkan tidak seluruh Desa dan Kelurahan ikut berpartisipasi pada bazar sempena kegiatan Mushabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 Kecamatan Mandau yang berlangsung 16 April - 23 April 2016 di depan Gedung LAMR Mandau.
"Panitia sudah mempersiapkan fasilitas stand bazar ini untuk Kelurahan dan Desa, tetapi hingga MTQ dibuka tidak semua stand terisi. Bazar yang wajib diikuti oleh Kelurahan dan Desa ini tujuannya sangat bagus. Seperti yang sudah membuka stand, mereka bisa mempromosikan kerajinan hasil produk usaha kecil mikro dan menengah (UMKM)," ujar Bupati Bengkalis, Amril Mukminin kepada GoRiau.com beberapa waktu lalu.
Menurut Bupati, melambatnya pergerakan roda ekonomi nasional saat ini memberikan dampak yang dramatis terhadap dunia kerja. Namun demikian dengan mengembangkan UMKM, masyarakat masih tetap bisa bertahan ditengah badai krisis saat ini.
"Kita sama bisa melihat, UMKM salah satu sektor yang dapat bertahan dari badai krisis ekonomi. Namun pelaku UMKM harus bisa membuat karya yang lebih kreatif dan inovatif agar bisa juga dipasarkan ke mancanegara. Banyak cara untuk mempromosikan karya kita, salah satunya adalah pameran pada kegiatan bazar atau kegiatan besar lainnya," ujar Amril lagi.
Ketua Panitia, lanjutnya, menyediakan fasilitas sarana bazar ini tentunya memiliki tujuan bagus. "Kembali kami mengajak Kelurahan dan Desa untuk bisa ikut berpartisipasi pada bazar MTQ Kecamatan Mandau. Sayang jika stand tidak diisi dengan produk-produk unggulan karya tangan masyarakat kita," tutupnya. ***