
PEKANBARU - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau menepis isu yang menyebutkan instansinya mengabaikan kondisi kesehatan anak-anak peserta Sekolah Sepak Bola (SSB) pada ajang Pekanbaru City Soccer School (PCSS) Champions Festival 2026. Sebaliknya, pemerintah daerah justru mengambil tindakan preventif dengan menghentikan sementara jalannya turnamen demi melindungi pemain usia dini dari paparan kualitas udara yang mulai memburuk.
Tunda Pertandingan Demi Keselamatan
Kepala Dispora Riau, Yurnalis menjelaskan bahwa keputusan penghentian laga tersebut murni didasarkan pada pertimbangan medis. Setelah menerima laporan mengenai turunnya kualitas udara Kota Pekanbaru menjadi berstatus kurang sehat Sabtu (29/8/2026) pagi, pihaknya bergegas melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
"Tidak benar Dispora tidak peduli dengan kesehatan anak-anak SSB yang mengikuti PCSS Champions Festival 2026. Justru sebaliknya, setelah berkoordinasi dengan pihak terkait, terutama Dinas Kesehatan Provinsi Riau, kami meminta panitia menghentikan sementara pertandingan sampai kualitas udara membaik dan tidak membahayakan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak usia dini," tegas Yurnalis kepada GoRiau.com.
Langkah cepat tersebut ditindaklanjuti dengan instruksi langsung kepada Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Kemitraan Dispora Riau untuk menunda perhelatan tersebut. Menurutnya, kesehatan para pemain muda yang turun di kategori U-11, U-12, dan U-13 jauh lebih berharga dibandingkan memaksakan kelanjutan sebuah kompetisi.
Hanya Berstatus Penyedia Fasilitas
Lebih lanjut, Yurnalis meluruskan kesalahpahaman publik terkait peran Dispora Riau dalam kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung sejak 28 hingga 30 Agustus 2026 tersebut. Ia merincikan bahwa instansinya bukanlah panitia pelaksana kegiatan.
"Dispora bukan penyelenggara, tetapi pihak yang memfasilitasi pertandingan di Stadion Utama Riau," urainya.
Oleh karena itu, ia sangat menyayangkan munculnya pemberitaan yang bernada tendensius dan seolah menyudutkan Dispora Riau tanpa fakta yang utuh. Yurnalis juga menampik rumor yang menyebutkan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini diatur oleh oknum-oknum tertentu di luar kepanitiaan resmi.
Apresiasi Panitia Pelaksana
Meski kejuaraan harus tertunda di tengah jalan, Yurnalis tetap memberikan apresiasi tinggi kepada panitia PCSS Champions Festival 2026 atas ketaatan dan kerja samanya. Pihak penyelenggara dinilai sangat kooperatif dalam mengutamakan faktor keselamatan pesertanya.
"Justru karena kepedulian kami dengan kesehatan anak-anak, maka kami berkoordinasi dengan pihak panitia, Bang Miskardi, untuk menghentikan sementara pertandingan sampai kualitas udara membaik di Kota Pekanbaru," imbuhnya.
Kesadaran bersama ini merupakan langkah yang sangat tepat untuk menghindari kemungkinan terburuk bagi kondisi fisik anak-anak jika terus diforsir berolahraga berat di tengah udara yang tercemar.
"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pihak panitia yang telah berkenan menunda pelaksanaan iven ini," pungkasnya. ***