
PEKANBARU, GORIAU.COM - Dampak dari kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau kian terasa. Pantauan pada Minggu (23/8/2015) pagi, tiga kota di Riau sudah terpapar asap pekat. Bahkan akibat asap, jarak pandang di Pekanbaru hanya berkisar satu kilometer.
Tiga kota di Riau mulai diselimuti asap pekat, yang berdampak menganggu kesehatan dan jarak pandang. Dari data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, kota yang terpapar kabut asap ini diantaranya Pekanbaru dengan jarak pandang hanya satu kilometer, Pelalawan dua kilometer dan Rengat tiga kilometer.
Kepala BMKG stasiun Pekanbaru, Sugarin mengatakan, secara umum cuaca wilayah Provinsi Riau masih akan cerah dan berawan, dengan peluang hujan intensitas ringan hingga sedang yang disertai petir, tidak merata terjadi pada sore atau malam hari, di Riau bagian Utara dan tengah.
Untuk masalah titik panas atau hotspot, sambungnya, tidak sebanyak hari-hari sebelumnya. Karena pagi ini satelit Terra dan Aqua cuma menemukan 18 titik panas di Sumatera, diantaranya Riau, Aceh, Jambi dengan masing-masing satu titik panas. Sumut tiga titik panas dan Sumsel 12 titik panas.
"Di Riau titik panas terpantau berada di Kabupaten Siak. Kita duga asap yang ada di tiga kota tersebut merupakan dampak kebakaran lahan dan hutan yang sempat meningkat beberapa hari sebelumnya, karena pergerakan angin juga menentukan dimana paparan asap akan terjadi," tukasnya. (had)