
PEKANBARU – Sudah dua minggu belakangan ini, masyarakat Kota Pekanbaru dibuat kaget dengan kecelakaan maut yang memakan korban jiwa.
Namun yang paling membuat miris, laka lantas maut itu disebabkan pengendara yang berada dalam pengaruh narkoba. Tak ayal, kondisi ini juga membuat masyarakat dihantui rasa cemas, bila hal serupa terus berulang.
Merespons fenomena itu, anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Indra Sukma mengaku memahami dan ikut prihatin dengan kondisi itu.
Karena itu pihaknya mengingatkan pemerintah, khususnya petugas dari instansi terkait benar-benar serius menyikapinya dengan menindaklanjuti peraturan yang sudah ada. Supaya peristiwa serupa jangan terulang lagi.
“Untuk Peraturan Daerah terkait dengan P4GN sudah dibuat pada tahun 2020/2021, hanya saja kita prihatin dengan masyarakat yang ternyata tidak mengindahkan aturan yang sudah ditetapkan,” ujarnya, Senin (12/8/2024)..
Menanggapi permintaan Dirnarkoba Polda Riau kepada pemerintah untuk menyediakan tempat rehabilitasi bagi pecandu narkoba, Indra Sukma mengaku hal itu cukup berat bagi pemerintah untuk dikabulkan saat ini.
“Terkait dengan adanya tempat rehabilitasi bagi pemakai dan pecandu narkoba, memang ada usaha untuk mengarah ke situ, tapi kita sama-sama tahu bahwa itu tidak mudah. Bahkan tidak lebih dari 5 jari yang ada tempat seperti itu di Indonesia, yang sudah ada sekarang di Bogor, dan kalau ga salah di batam juga ada, kalau di Riau sendiri memang belum ada,” jelasnya.
Meskipun belum bisa diwujudkan, menurut Indra pemerintah juga turut membersamai pihak kepolisian dalam membasmi pengedar dan pemakai barang haram ini.
“Tapi tentu apa pun ajakan dari pihak Kepolisian kepada pemerintah kota maupun kabupaten harus ditindaklanjuti secara bersama-sama,” ujar Indra.
Pada kesempatan itu, ia juga mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan Polda Riau bersama Polresta Pekanbaru, dalam membasmi pengguna dan pengedar narkoba di Kota Kota Bertuah.
“Tentunya kami sangat berterima kasih kepada Polda dan Polresta yang telah berusaha menciptakan keamanan dan kenyamanan di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya berusaha membasmi pengedar maupun pemakai narkoba di tengah masyarakat,” pungkasnya. ***