
BENGKALIS, GORIAU.COM - Korban demam berdarah dengue (DBD) di Bengkalis selama periode Mei hingga Agustus 2012 mengalami penurunan drastis. Jika pada periode Januari - April ditemukan 98 kasus dengan lima meninggal, pada periode ini hanya 24 kasus dan tak ada korban yang meninggal.
Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis melalui Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Ediyanto, Jumat (21/9/2012) mengatakan, angka tertinggi ditemukan terjadi pada Januari yakni sebanyak 28 kasus, 2 meninggal dunia, Februari 28 kasus, 2 meninggal dunia dan pada Maret sebanyak 16 kasus. Sedangkan 1 (satu) penderita yang meninggal dunia terjadi pada April, dari laporan sebanyak 13 kasus.
Sejak Mei hingga Agustus hanya ditemukan 24 kasus saja. Angka tertinggi DBD sebelumnya berada di daerah endemi seperti Duri dari 41 kasus, bahkan tiga diantaranya meninggal dunia hanya ditemukan 2 kasus yang terjadi di April. Penurunan secara drastis lebih disebabkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat memperhatikan kebersihan lingkungan.(jfk))