SELATPANJANG, GORIAU.COM – Camat Rangsang Pesisir Idris Sudin SPd, didampingi Sekcamnya Ismail, mengatakan sulit meminta dan tak bisa menjamin harga Beras Miskin (Raskin) sesuai harga resmi dari pemerintah yaitu Rp 1600 perkilogramnya. Hal ini merupakan dampak dari sulitnya penyaluran Raskin karena kondisi lapangan yang sangat ekstrim.
Demikian disampaikan camat dan sekretarisnya itu kepada sejumlah wartawan, Rabu (21/5/2014) di Selatpanjang.
Kata camat, perjalanan dalam penyaluran raskin tersebut sangatlah panjang. Bahkan di 4 desa terpaksa harus empat kali sambung memakai kapal motor atau pompong baru sampai ke lokasi yang dituju. Sementara naik dan turun beras tersebut harus menggunakan biaya. Termasuk penyewaan pompong untuk mengangkut raskin tersebut.
"Kita telak membicarakan masalah pendistribusian Raskin ini ke seluruh desa, dengan kondisi seperti itu sulit untuk tetap memakai harga resmi yang telah ditetapkan pemerintah," ungkap Camat.
Perjalanan Raskin tersebut rinci Camat dari Bengkalis menggunakan Kapal, dan bongkar di Pelabuhan Desa Sialang Pasung. Dari Desa tersebut nantinya untuk Desa Sendaur, Kedabu Rapat dan Tanah Merah diantar menggunakan gerobag melalui jalur darat. Sementara untuk Desa Tanjung Kedabu dan Telesung over skip menggunakan kapal motor.
Sementara untuk Desa lainnya dari Desa Sialang Pasung akan menggunakan kapal motor kembali ke Desa Beting. Dari Desa Beting lanjut kembali menggunakan kapal motor lain untuk diantar ke Desa Sokop. Dari Desa Sokop nantinya bagi sebanyak empat Desa seperti Kayu Ara, Sonde, Bungur dan Tenggayun Raya diantar memakai kapal Motor lainnya.
"Bongkar muat juga akan disesuaikan dengan pasang surut air laut. Jika tidak maka raskin tidak bisa dimuat dan dibongkar nantinya," tambahnya.
Hal itu terjadi, lanjut Idris karena masih minimnya infrastruktur di wilayah Kecamatan Rangsang Pesisir. Terutama infrastruktur jalan. Sehingga bukan hanya raskin, tapi juga berbagai kebutuhan yang didatangkan dari luar akan sangat mahal dan tinggi.
"Itulah yang dirasakan masyarakat kita. Jadi tak salah jika kita mengharapkan perhatian agra pembangunan infrastruktur didaerah kita bisa diperhatikan," terangnya.
Dalam penyaluran Beras Miskin (raskin) bagi Desa-Desa di Kecamatan Rangsang Pesisir sangat panjang dan sulit. Karena lokasi Desa yang sangat jauh dan tidak bisa ditempuh melalui jalan darat. Sehingga over skip atau pindah kapal motor terpaksa harus dilakukan berulang kali.
***