
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kondisi jalan satu-satunya akses mudah menuju Kota Selatpanjang, tepatnya di Desa Gogok (tak jauh dari Jembatan Panglima Sampul, red) sangat memprihatinkan. Jalan ini kian rusak akibat dari kendaraan berat yang mengangkut material.
Pantauan GoRiau,titik-titik rusak di jalan yang semakin hari semakin lebar ditambal dengan tanah, maupun aspal hotmix dari perusahaan hotmix yang beroperasi di sana. Namun, upaya untuk memperbaiki jalan yang sehari-hari dilalui masyarakat itu terasa sia-sia. Sebab, kendaraan berat milik perusahaan tetap saja bolak balik di sana, sementara kontur tanah sangat labil (lembut, tanah rawa, red). Selain itu, pengangkutan material berupa, tanah, pasir, dan batu, selain mempunyai andil dalam merusak jalan, juga menyebabkan debu. Menanggapi hal ini, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Dedi Putra SHi, mengaku akan turun langsung ke lokasi. Kemudian, Komisi B akan memanggil hearing perusahaan dan dinas terkait untuk membicarakan perbaikan jalan tersebut. "Nanti kita langsung tinjau ke sana," kata Dedi Putra, Minggu (8/11/2015) malam. ***