TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Dipenghujung tahun 2015 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), Riau melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) menargetkan capaian Rasio Elektrifikasi telah mencapai 35,71 persen.
Meski belum memenuhi rata-rata kebutuhan listrik Nasional, namun, jika Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Parit 23 dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 Kilovolt sudah mulai beroperasi, maka kebutuhan rata-rata listrik Nasional pun akan terpenuhi.
''Jika SUTT 150 Kilovolt sudah mulai beroperasi, maka 3 tahun saja, capai RE kita akan mencapai 70 persen, artinya sudah memenuhi kebutuhan rata-rata,'' sebut Kabid Ketenagalistrikan dan Energi Pertambangan Distamben Inhil, Yusnaldi kepada GoRiau.com.
Rasio elektrifikasi sendiri, dijelaskannya menandakan tingkat perbandingan jumlah penduduk yang menikmati listrik dengan jumlah total penduduk di suatu wilayah atau negara
''Tindak lanjutnya nanti, ada tim yang akan meninjau langsung ke Inhil untuk mengecek perbandingan jumlah penduduk yang menikmati listrik dengan jumlah total penduduk,'' tukas Yusnaldi.(adv)