PANGKALAN KERINCI - Puluhan siswa SD dan SMP dari sekolah yang berada dibawah naungan Yayasan Kerinci Citra Kasih (YKCK) yaitu  Global Andalan, Taruna Andalan, dan Mutiara Harapan Pangkalan Kerinci tampak antusias mengikuti workshop komik yang ditaja oleh Departemen Corporate Communication PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP)  dengan pemateri Furqon Elwe dan Adi Bagong dari Sindikat Kartunis Riau (Sikari) serta Fakhrunnas MA Jabbar di Hotel Unigraha, Sabtu (16/1/2015).

Acara yang dilaksanakan untuk mengembangkan kreativitas membuat komik ini memiliki dua sesi, yaitu sesi cara mengembangkan ide cerita oleh Fakhrunnas MA.Jabbar dimana dalam sesi ini para peserta diminta menulis cerita singkat yang kemudian akan dikembangkan ke dalam bentuk komik yang akan dilatih oleh Furqon Elwe dan Adi Bagong.

Fakhrunnas menjelaskan bahwa ide adalah sesuatu yang sangat mahal. Untuk suatu ide cerita, kita bisa mendapatkan ilham dari pengalaman sendiri maupun orang lain.

''Adik-adik yang sering bercerita curahan hati (curhat) atau menjadi tempat curhat merupakan salah satu cara untuk mendapatkan ide dalam bercerita. Ide dapat ditemukan dimanapun,'' ungkap seniman Riau ini.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/17012016/workshop2j-3846.jpgKomikus dari Sindikat Kartunis Riau (Sikari), Furqon Elwe melatih para peserta dalam membuat storyboard. Menurut Furqon, pentingnya kita memperkaya referensi dengan banyak membaca.

Komikus dari Sikari, Furqon Elwe menjelaskan bahwa komik adalah cerita yang diterjemahkan dalam bentuk gambar. Cerita ini kemudian diterjemahkan dalam bentuk storyboard (narasi cerita yang dikelompokkan dibagi dalam beberapa kotak/panel) yang hasil akhirnya akan dibuat menjadi sebuah komik. Furqon juga menghimbau pentingnya memperkaya referensi dengan banyak membaca.

''Untuk menjadi seorang komikus kita harus banyak membaca dan rajin berlatih menggambar. Keterampilan menggambar bisa dipelajari, namun referensi dan wawasan harus kita cari. Kita dapat menambah referensi dari sumber manapun, salah satunya dari membaca,'' jelas Ketua Sikari ini.

Kepala sekolah SMP Global Andalan, Adven Daeli menyatakan sangat mengapresiasi diadakannya workshop ini karena merupakan kegiatan yang positif guna mengembangkan kreativitas, mengingat banyak sekali siswa yang suka mencorat coret di kertas. ''Kami berharap kegiatan ini mampu menjadi batu loncatan untuk melakukan hal yang lebih besar lagi,'' terangnya.

https://www.goriau.com/assets/imgbank/17012016/workshop3j-3845.jpgPara Pemateri Workshop Komik dan para peserta berfoto bersama usai menyelesaikan pelatihan membuat komik di Hotel Unigraha (16/1).

Corporate Communication Manajer RAPP, Djarot Handoko menyatakan bahwa tujuan diadakan workshop ini adalah untuk melatih keterampilan menggambar siswa-siswi dibawah naungan Yayasan Kerinci Citra Kasih (YKCK) dan Mutiara Harapan.

''Workshop ini menjadi salah satu cara mengasah bakat siswa dalam mengekspresikan jiwa seni mereka kedalam sebuah media yaitu komik. Kami berharap para peserta mampu menghasilkan hal yang positif melalui bakat yang mereka miliki,'' kata Djarot. (rls)