DUMAI, GORIAU.COM - Tim Pasis Dikreg LII Seskoad 2014 akhirnya menuntaskan tugasnya di Dumai setelah selama satu pekan sudah bertugas di Dumai. Maka Rabu (14/05) kemarin digelar perpisahan dengan para perwira itu di Aula Kodim 0303/Bengkalis, jalan SS Kasim, Dumai.

Suasana hangat terasa dalam perpisahan itu. Ketua Pasis Dikreg LII Seskoad 2014, Kololel (inf) Imam Rustiyo menyebut bahwa Seskoad merupakan itu salah satu lemnbaga pendidikan tertinggi di Angkatan Darat (AD).

Para perwira menengah AD yang menjakani pendidikan bakal memimpin wilayaj di lingkungan TNI AD. Jadi selama bertugas, berupaya bekerja sama dengan semua elemen dan instansi di Dumai. Terutama untuk membina wilayah Kodim.

''Tak terasa sudah hampir satu pekan di Dumai. Kini kami bakal melanjutkan tugas lagi,'' terang Imam lewat sambutannya kemarin.

Selama bertugas KKL di Dumai, kata Imam, para perwira mengumpulkan data tentang kondisi terkini di Dumai. Data atau informasi amat diperlukan Pasis Seskoad. Sebab bakal dijadikan pemdoman untuk memimpin wilayah mereka nantinya.

Maka atas kerjasama itu, kata Imam, mewakili rekannya mengucapkan terima kasih. Baik pada pihak Pemerintah Kota Dumai dan jajaran. Apalagi tugas di Dumai bisa dijalankan dengan baik.

Apalagi selama menjalani KKL wawasan terhadap Dumai makin bertambah. Sehingga bisa jadi masukan nantinya terhadap pembangunan Dumai.

''Kini kami sudah memperoleh sasaran tugas. Maka kami berterima kasih. Bila tanpa kerjasama dengan pihak terkait, mungkin takkan bisa menjalankan tugas dengan baik,'' jelasnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0303/Bengkalis Mayor (inf) Abdul Mufakher berharap usai menjalankan tugas para peserta Seskoad 2014 makin memperkuat Kesatuan TNI AD.

Apalagi sejumlah catatan penting tentu jadi upaya bersama dalam berperan dalam pembangunan. “ Catatan penting di Dumai mungkin bisa jadi masukan bersama untuk pemerintah,” terang Abdul.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Dumai, Said Mustafa menyebut bahwa Dumai amat mengapresiasi kedatangan Rombongan Tim Seskoad 2014. Apalagi Dumai bakal jadi tuan rumah penyelenggaraan APEKSI.

Namun banyak tantangan dalam persiapan menuju APEKSI di Dumai. Satu diantaranya bencana kabut asap. Bencana itu sempat melanda Dumai sejak Februasi silam.

Hal itu diperparah dengan banyaknya lahan gambut di Dumai. Alhasil kala lahan terbakar maka sulit untuk dipadamkan. Misal kebakaran di kawasan Medang Kampai.

Bahkan awal bulan lalu sempat terjadi kebakaran lahan di perbatasan Dumai- Bengkalis. Jadi menurut Said, kehadiran TNI AD menbantu upaya pemadaman kebakaran lahan.

Maka ia pun mengapresiasi sumbangsih prajurit TNI AD selama penanganan kabut asap di Dumai. Tapi ia berharap TNI AD pun punya catatan sendiri dalam membantu penanganan Karhutla di Dumai.

''Kami ingin di masa mendatang terus bekerjasama. Terutama dalam penanganan Karhutla di Dumai,” terangnya. (dcp)