SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Siak menyayangkan aksi demonstrasi yang dilakukan pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Tualang. Karena, seharusnya siswa fokus belajar. Apalagi, dalam waktu dekat akan ada pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

KNPI Siak menduga adanya intervensi dari pihak-pihak tertentu yang punya kepentingan. Oleh sebab itu, siswa lebih berani untuk menentang kebijakan Bupati.

"Kalau tidak ada, mana berani siswa berbuat seperti itu. Apalagi, mereka tidak paham dengan apa yang mereka lakukan," ujar pengurus KNPI Siak Jasnawi kepada GoRiau.com di Siak, Rabu (8/1/2014).

KNPI Siak menilai, mutasi Kepala Sekolah yang dilakukan Bupati sudah sesuai dengan undang-undang dan prosedur yang ada. Dimana, rotasi PNS itu berdasarkan prestasi kerja. "Orang yang tidak mampu, untuk apa dipertahankan," tegas Jasnawi.

"Kasian kita, siswa yang tahu apa-apa, sekarang menjadi korban karena kursi jabatan," tambah Jasnawi. Jasnawi dengan tegas mengatakan Kepala Sekolah tersebut sudah melanggar sumpah pegawainya. Dimana, seorang PNS bersedia ditempatkan dimana saja.

"Unjuk rasa ini, hal yang tidak bagus ditanamkan kepada diri siswa," lanjut Jasnawi. Seharusnya para pelajar tidak terlibat dalam peralihan jabatan. Untuk itu, Jasnawi menghimbau guru-guru dan eks Kepala Sekolah SMA N 2 Tualang agar tidak menanamkan hal yang tidak bagus kepada siswa.(san)