SEBELUM memutuskan memeluk Islam, Angelina Larasati bekerja sebagai guru di sebuah taman kanak-kanak (TK) dengan gaji lumayan besar. Namun, dia rela meninggalkan gaji besar tersebut demi menjadi Muslimah. Begini kisahnya.

Angelina Larasati yang akrab dipanggil Laras itu mengaku karena gajinya lumayan besar, dia sudah bisa membeli rumah walaupun baru 7 tahun bekerja sebagai guru tetap di TK tersebut.

''Saya merasa dulu punya pekerjaan oke, gaji oke, bahkan lebih dari cukup waktu itu, di atas UMR. Sejujurnya sebelum ibu saya sakit juga saya sudah punya rumah, sudah ajak ibu jalan-jalan juga,'' kata Laras, seperti dikutip dari okezone.com yang melansir dari kanal YouTube Laskar Tujuh Langit, Senin (10/1/2022).

Meski gajinya besar, Laras merasa hidupnya sangat hampa. Dia tidak pernah merasa cukup dengan pendapatannya yang besar itu. Meski sudah memiliki rumah dan banyak uang, jiwanya tetap saja terasa kosong.

''Saya punya uang, tapi hidup saya enggak tenang gitu,'' ujar Laras.

Hingga akhirnya ia mendapat hidayah dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Dia memiliki panggilan jiwa tersendiri untuk masuk Islam. Lantas, melalui pemikiran yang matang, Laras pun memutuskan keluar dari pekerjaan tersebut.

''Saya sudah berencana keluar dan bersyahadat,'' ucap Laras.

Awalnya ia sempat ragu, sebab sekolah terus-menerus mempertahankannya hingga menawarkan jabatan tinggi, menjadi kepala sekolah.

''Waktu itu saya sempat mau dijadikan kepala sekolah, segala macam. Gaji, status otomatis naik. Sekolah juga masih terus mempertahankan,'' ungkap Laras.

Namun karena sang teman menguatkan hatinya, Laras akhirnya mantap menjalankan rencana awal dan keluar dari sekolah tersebut. Ya, dia rela meninggalkan jabatan dan gaji tinggi demi taat memeluk agama Islam.

''Kawan saya kuliah dulu menguatkan saya. Dia bilang, 'Kalau sudah ada niat, kenapa enggak dilaksanakan lagi','' paparnya.

Laras sebenarnya sudah sangat lama ingin menjadi seorang mualaf. Terlebih lagi sang ibu sempat berpesan ingin kembali memeluk agama Islam sebelum wafat. Namun karena ego Laras yang masih tinggi, hal itu tidak bisa terwujud sampai ibunya meninggal dunia.

''Sebelum meninggal, beliau ada menyampaikan ke saya, seperti ingin kembali ke Muslim waktu itu, tapi mungkin karena saya yang dulu masih ego, masih memikirkan kayak nanti orang mikirnya gimana sih sudah tua pindah agama,'' cerita Laras.

Sebelumnya dia juga mengalami masalah dalam percintaan. Dirinya sempat menjalin hubungan asmara yang lama dengan pria Muslim. Sayangnya, hubungan itu ditentang oleh keluarga sang kekasih lantaran Laras adalah seorang non-Muslim.

''Dulu ada hubungan pria Muslim, tapi keluarganya enggak bisa menerima saya karena perbedaan agama,'' ujarnya.

Namun bukan hal itu yang menjadi alasan Laras ingin masuk Islam. Nyatanya, hubungan mereka pun tidak berlanjut hingga saat ini. Laras juga sudah tidak memikirkan mantan kekasihnya itu.

Dia mantap memeluk agama Islam setelah sering mendengar dakwah di YouTube dan siaran televisi. Selain itu, dukungan teman Muslim-nya pun sangat kuat. Mereka kerap mengajarkan dan menjelaskan semua keraguan yang ada di dalam hatinya dengan begitu tulus.

''Saya banyak simak YouTube, siaran, dan banyak juga berkawan dengan Muslim sharing,'' kata Laras.***