
PEKANBARU - Kios di kawasan Pasar Higienis, Jalan Teratai, Kota Pekanbaru yang selama ini terbengkalai kedapatan beralih fungsi menjadi hunian pribadi. Kondisi ini terungkap saat personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru melakukan pembersihan di kawasan tersebut.
Petugas mendapati salah satu kios yang ditutup menggunakan tirai pada bagian depan untuk membatasi pandangan. Saat diperiksa, ruang berukuran kecil itu telah ditata sedemikian rupa menyerupai rumah petak.
Di dalam ruangan, petugas menemukan berbagai perlengkapan rumah tangga. Barang-barang tersebut meliputi televisi, lemari, hingga penanak nasi listrik, yang menandakan fasilitas dagang itu telah ditinggali secara menetap oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Tindakan Persuasif Petugas
Merespons temuan tersebut, personel Satpol PP langsung mencopot tirai penutup dan meminta penghuni segera mengemas barang-barangnya. Langkah penertiban ini dilakukan agar seluruh lapak di kawasan itu dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya.
Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto memastikan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan pengertian kepada penghuni bahwa fasilitas pemerintah tersebut khusus diperuntukkan bagi pedagang.
"Kita sudah minta agar mengosongkan, barang-barangnya sudah mereka bawa," terang Desheriyanto, Rabu (26/8/2026).
Pengembalian Fungsi Pasar
Setelah menerima penjelasan dari petugas, penghuni kios bersikap kooperatif dan bersedia angkat kaki. Mereka langsung mengangkut seluruh perabotan rumah tangga dari lokasi pasar.
"Kita sampaikan, bahwa kios itu bukan untuk tempat tinggal. Namun itu tempat berjualan bagi pedagang," jelasnya.
Desheriyanto menambahkan, petugas memberikan kelonggaran waktu agar proses evakuasi barang berjalan lancar tanpa ketegangan.
"Kita beri waktu mereka untuk pindah, sekaligus memindahkan barangnya," urainya.
Ke depan, Satpol PP Kota Pekanbaru akan mengintensifkan pengawasan di area Pasar Higienis guna mencegah penyalahgunaan fasilitas terulang kembali. Penertiban ini menjadi bagian dari penataan ulang agar pasar segera diisi oleh pedagang dan beroperasi secara optimal. ***