BENGKALIS, GORIAU.COM - Program proyek multiyears yang diharapkan bisa menjadi solusi membuka akses di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bengkalis, sejauh ini progresnya di lapangan belum kelihatan. Kondisi ini sangat membuat masyarakat kecewa dan berharap kepada dinas terkait untuk menggesa rekanan pemenang tender agar melaksanakan kewajibannya.

''Kita di dewan juga kecewa melihat progres proyek multiyears sampai hari ini. Apa yang saya sampaikan ini merupakan keluhan masyarakat Bengkalis yang dalam beberapa kesempatan menyampaikan langsung kepada saya,'' ujar Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah kepada wartawan usai memimpin sidang paripurna istimewa pelantikan pengganti antar waktu anggota DPRD Bengkalis dari Partai Hanura, Kamis (27/2).

Pada kesempatan itu Jamal mengimbau kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkalis selaku instansi teknis yang bertanggung jawab terdap proyek multiyears ini untuk memberikan teguran kepada rekanan agar melaksanakan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab.

''Tidak ada alasan bagi rekanan untuk menunda-nunda pekerjaan di lapangan. Mereka seharusnya tidak terikat waktu, mengingat proyek ini merupakan proyek tahun jamak. Uang muka juga sudah dicairkan,'' tegas Jamal.

Pada kesempatan itu politisi PKS ini juga menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah menyatakan atau mengeluarkan statement di media bahwa proyek multiyears ini gagal. Untuk memvonis suatu pekerjaan itu gagal, papar Jamal, tentu ada indikator-indikatornya.

''Kalau progresnya belum terlihat sampai hari ini, betul.  Itu bukan saya saja yang menilai, tapi keluar dari mayoritas masyarakat,'' ungkap Jamal.

Pemkab Bengkalis menganggarkan 6 paket proyek multiyears berupa pembangunan jalan lingkar dan poros di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis dengan total anggaran Rp2,4 triliun. Pemenang keenam paket tersebut telah diumumkan September tahun lalu, bahkan Bupati Bengkalis sudah melakukan pencanangan tanda dimulainya pekerjaan proyek multiyears pada 15 Desember 2013.(jfk)