
BENGKALIS, GORIAU.COM - Entah apa yang ada di benak orang ini. Ia tega mengembat infak para jamaah Musala AlIhsan, Jalan Antara, Gg Abdul Muluk, Desa Senggoro. Peristiwa kehilangan kontak infak ini sudah terjadi 3 kali di musala ini.
Uang infak yang diperkirakan tidak sampai ratusan ribu rupiah, diembat dengan cara merusak gredel gembok kotak infaq. ''Uang yang dicuri tidak seberapa, tapi kenekatannya mencuri uang surau itu yang kita herankan,'' keluh imam Musala AlIhsan, Umar Yusuf, Kamis (6/2).
Dirinya dan para jamaah baru sadar kalau isi dalam kotak infaq tersebut sudah raib, saat akan melaksanakan shalat Ashar beberapa hari lalu. Saat itu salah seorang jamaah melihat kunci kotak sudah tergantung didalam gembok sementara gredelnya putus.
''Saya yakin pencurinya orang dewasa, kalau anak-anak tidak mungkin bisa memutuskan gredel penggantung gembok. Paling tidak harus mengunakan tang besar atau pengerat besi baru bisa memutuskan besi penyangkut gembok ini,'' ujarnya.
Aksi pencurian uang infaq di Musala Al Ihsan bukan baru pertama kali ini. Sudah tiga kali kotak infaq musala Al Ihsan dikebas maling. Pada aksi dua kali sebelumnya, kotak infaq milik mushalla sempat dibuang di belakang rumah warga tidak jauh dari musala.
''Kita sangat prihatin melihat kondisi seperti ini. Tidak ada lagi rasa takut atau malu, karena yang dicuri hasil infaq para jamaah untuk mushalla,'' kesal Ketua RT setempat, Suanda.
Selama ini kata Suanda, Musala Alihsan memang tidak dikunci oleh pengurusnya. Hal itu untuk memudahkan masarakat yang ingin melaksanakan ibadah di dalam mushalla tersebut. Sementara itu kotak infaq juga terletak begitu saja, tidak jauh dari tempat imam salat.
''Biasanya memang kalau terlihat ada beberapa lembar uang langsung diambil (disimpan,red) oleh pengurus. Kemarin memang ada jamaah yang memasukkan uang dan belum sempat diambil oleh pengurus, tak taunya diambil ''orang'' duluan,'' kesal Umar.(jfk)