
PEKANBARU – Sebanyak 48 putra-putri utusan kabupaten dan kota se-Provinsi Riau baru saja menyelesaikan seluruh tahapan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat provinsi dan nasional tahun 2026. Pemerintah daerah mengapresiasi kerja keras peserta dan berpesan agar pengalaman berharga tersebut dijadikan momentum peningkatan kedisiplinan dan tanggung jawab.
Acara penutupan seleksi yang berlangsung di Hotel Mutiara Merdeka ini menjadi penanda berakhirnya proses penyaringan intensif yang telah dimulai sejak 16 Mei lalu, Kamis (21/5/2026).
"Selama proses seleksi berlangsung, kalian telah menunjukkan dedikasi, semangat juang, disiplin, dan kemampuan terbaik," ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Riau, Boby Rahmat.
Ia mengingatkan kepada para peserta yang nantinya terpilih agar mampu memikul tanggung jawab besar dan menjaga nama baik daerah. Sementara bagi peserta yang belum lolos seleksi, ia menegaskan agar tidak berkecil hati karena mereka tetaplah generasi muda pilihan yang memiliki potensi luar biasa.
"Harapan kami nanti untuk yang terpilih menjadi anggota Paskibra tingkat Provinsi maupun nasional agar dapat menjaga amanah yang diberikan. Harumkan nama baik Riau. Ingat, amanah besar telah menanti di pundak kalian," urai Mantan Kadisnaker Riau tersebut.
Pembentukan karakter kepemudaan melalui seleksi Paskibra ini diharapkan menjadi bekal masa depan bagi 24 putra dan 24 putri terbaik Riau tersebut.
"Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus berkembang, meningkatkan kapasitas diri, dan terus berkontribusi positif bagi daerah, bangsa, dan negara," tambahnya.
Senada dengan arahan dari pemerintah daerah, pihak pusat juga mendorong para peserta untuk terus memaksimalkan potensi yang dimiliki tanpa mudah merasa puas diri.
"Namanya manusia tidak ada manusia yang sempurna. Tapi kita harus berusaha menjadi terbaik," tutup Perwakilan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Pusat, Jaksen Simamora. ***