SELATPANJANG, GORIAU.COM - Desak-desakan CPNS yang hendak mengambil nomor ujian di depan ruangan mulai sulit diatasi. Polisi yang berjaga dilokasi terlihat mulai emosi dan membentak beberapa pelamar yang enggan disuruh mundur.

Pantauan GoRiau.com di lokasi pengambilan nomor, SMEA lama, jalan Pembangunan I Selatpanjang, Senin (28/10/2013) pagi, ratusan pelamar tiap jalur (sesuai abjad nama) saling dorong-dorongan.

Tidak hanya saling mendorong, beberapa CPNS perempuan juga ada yang menjerit histeris, tidak tahu penyebabnya, apakah terjepit atau kerasukan.

Melihat kondisi ini, beberapa petugas kepolisian yang dibantu personil Dinas Perhubungan, dan panitia dari BKD Meranti coba mengamankan situasi. Namun, beberapa CPNS enggan saat diminta mundur ke belakang.

"Tolong kalian mundur, kalian bisa dibilang apa tidak," kata salah seorang personil kepolisian yang bertugas hari itu.

"Woi, yang di belakang bisa mundur atau tidak," kata personil Dishub sambil menunjuk dan melotot ke CPNS yang berdesakan,".

Akhirnya, setelah dibentak dan direntangkan tali, ratusan CPNS yang antrian di setiap jalur sesuai abjad nama bisa diatur dengan mendapat pengawalan ketat dari personil keamanan.(nti)