
JAKARTA – Pelatih sementara Persija Jakarta, Ricky Nelson, mengaku sangat terbantu dengan atmosfer dukungan suporter saat timnya mengalahkan Bali United dengan skor telak 3-0 di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (10/5/2025). Ia menyebut desain stadion dan antusiasme penonton memberikan dampak signifikan terhadap performa pemain.
"JIS ini atmosfernya luar biasa. Suara penonton terasa sangat dekat ke lapangan dan itu bisa mengganggu konsentrasi lawan, terutama saat set-piece seperti tendangan sudut," ujar Ricky dalam konferensi pers usai pertandingan.
Menurutnya, kedekatan tribun penonton dengan lapangan membuat para pemain Persija merasa bermain benar-benar di rumah sendiri. Ia menyebut kondisi ini tidak didapatkan saat bermain di stadion lain.
"Anak-anak merasa seperti dapat energi tambahan. Kalau di stadion lain, jaraknya jauh dan suasananya beda, kadang pemain tidak merasa main di kandang sendiri," tambah mantan pelatih Sulut United itu.
Musim ini, Persija Jakarta memang belum menetapkan stadion kandang tetap. Selain JIS, tim Macan Kemayoran sempat menggunakan Stadion Gelora Bung Karno, Stadion Pakansari, Stadion Sultan Agung, dan Stadion Patriot Candrabhaga. Ricky berharap ke depan, JIS dapat dipermanenkan sebagai markas utama Persija.
"Harapannya, musim depan JIS jadi kandang kita sepenuhnya. Jangan lagi berpindah-pindah," tegasnya.
Kemenangan atas Bali United menjadi momentum penting bagi Persija yang tengah berjuang menembus papan atas klasemen Liga 1 musim 2024/2025. Saat ini, Persija berada di posisi keenam dengan koleksi 50 poin.
Meski jumlah penonton di laga tersebut hanya sekitar 7.000 orang, Ricky tetap menilai dukungan mereka sangat berpengaruh.
"Memang belum banyak yang datang, mungkin karena performa kami belum stabil. Tapi kami berharap di laga terakhir nanti, suporter bisa hadir lebih banyak lagi," tutupnya. (ant)